CNN Indonesia
Sabtu, 30 Agu 2025 13:24 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan dan penutupan sementara tujuh gerbang tol (GT) di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit. Penutupan ini imbas dari aksi demonstrasi yang terjadi sejak Jumat (29/8).
"Kami memahami dampak signifikan yang dirasakan pengguna jalan dan menyesal atas ketidaknyamanan yang timbul. Keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama kami," ujar Rivan dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (30/8).
Aksi unjuk rasa yang berawal di area publik kemudian meluas hingga ke jalur tol. Massa memasuki tol melalui akses di sekitar kawasan Kuningan, Semanggi, dan Senayan. Akibatnya, tujuh gerbang tol dibakar dan beberapa fasilitas jalan tol seperti water barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), dan unit CCTV mengalami kerusakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rivan, kondisi kerusakan membuat sebagian akses masuk (on ramp) tidak bisa beroperasi normal, sehingga penutupan sementara terpaksa dilakukan demi keselamatan pengguna.
"Kami sangat menyesalkan insiden ini. Tim operasional kami bekerja tanpa henti bersama aparat keamanan untuk melakukan langkah-langkah perbaikan awal dan pemulihan layanan," jelas Rivan.
"Prioritas kami saat ini adalah memastikan jalan tol aman untuk dilintasi dan memulihkan fungsi gerbang serta fasilitas pendukung secepat dan seaman mungkin," tambahnya.
Saat ini, Jasa Marga telah menempatkan tim pemeliharaan untuk membersihkan sisa pembakaran dan menilai kondisi infrastruktur. Koordinasi intensif dengan pihak berwenang juga dilakukan untuk memastikan keamanan lokasi sebelum ruas tol dibuka kembali.
Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan menggunakan rute alternatif. Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui layanan Jasa Marga One Call Center 24 Jam di 14080, akun media sosial resmi X @PTJASAMARGA, dan aplikasi Travoy.
(wiw)