Sebagian Dakwaan dari Gugatan Lil Rod ke P Diddy Diterima Hakim

1 week ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagian dakwaan terkait kasus kekerasan seksual yang menyasar Sean Diddy Combs alias P Diddy diterima oleh hakim Pengadilan New York Amerika Serikat, sementara sebagian sisanya ditolak.

Dakwaan itu berasal dari gugatan senilai US$30 juta yang diajukan oleh produser Rodney "Lil Rod" Jones. Hakim J. Paul Oetken mengabulkan dan menolak sejumlah gugatan Lil Rod melalui pengacaranya, Tyrone Blackburn.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu dakwaan yang akhirnya ditolak oleh hakim yakni dugaan RICO atau kegiatan kriminal dan pemerasan terorganisir. Dakwaan ditolak hakim karena pihak Lil Rod gagal menemukan argumen yang layak untuk mendukung gugatan produser tersebut.

Hakim juga menolak gugatan terkait tekanan emosional yang lalai dan disengaja, dugaan melanggar kontrak, dan dugaan pelanggaran Undang-undang (UU) Perlindungan Korban Perdagangan alias TVPA oleh Combs Global.

Namun, hakim mengabulkan gugatan mengenai pelanggaran TVPA yang ditujukan kepada P Diddy dan salah satu stafnya bernama Kristina Khorram. Hakim juga mengabulkan dakwaan soal kekerasan seksual dan gugatan pertanggungjawaban.

Dalam putusan itu, seperti diberitakan Variety pada Senin (24/2), Hakim J. Paul Oetken juga menegur pengacara Tyrone Blackburn.

Menurut penjelasan hakim, gugatan yang diajukan oleh Blackburn "penuh pernyataan hukum yang tidak akurat, tuduhan, dan serangan ad hominem yang tidak pantas terhadap kubu lawan."

Gugatan yang diajukan Lil Rod itu juga dinilai berisi penghinaan tak relevan, pernyataan yang keliru, dan berlebihan. Hakim bahkan memberi ultimatum sanksi terhadap Blackburn jika hal itu terulang lagi.

Rodney 'Lil Rod' Jones Jr yang pernah bekerja sama dengan P Diddy membuat gugatan itu pada 26 Februari 2024. Ia menuduh P Diddy atas dugaan pelanggaran seksual, penyerangan, dan pelecehan.

Dalam gugatannya, ia menyebut Combs "meraba" bokongnya dan mencoba merayunya untuk terlibat dalam aksi seksual bersama P Diddy dan seseorang dari tim mereka.

[Gambas:Video CNN]

Lil Rod juga mengklaim Diddy "memaksanya" untuk "mencari pekerja seks" dengan beberapa di antaranya diduga di bawah umur, dan menyuruh mereka "melakukan tindakan seks untuk menyenangkan Tuan Combs."

Gugatan itu sempat diubah dua kali oleh pihak Lil Rod. Kemudian, P Diddy membalas dengan mengajukan mosi agar kasus itu dihentikan pada Agustus 2024.

(frl/end)

Read Entire Article
Korea International