Robert De Niro Semprot Trump di Cannes Film Festival 2025

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Robert De Niro mengkritik Presiden AS Donald Trump ketika menerima penghargaan Honorary Palme d'Or di upacara pembukaan Cannes Film Festival, Selasa (13/5) malam waktu Prancis.

Kecaman itu diungkapkan oleh De Niro dalam pidatonya dalam acara tersebut. Ia membuka dengan menegaskan bahwa karya seni memiliki kekuatan yang kerap menjadi ancaman bagi penguasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di negara saya, kami berjuang keras untuk demokrasi yang dulu dianggap biasa saja. Ini mempengaruhi kita semua di sini karena seni itu demokratis," ujar Robert De Niro.

"Seni itu inklusif, menyatukan banyak orang. Seni mencakup keragaman dan itulah sebabnya seni adalah ancaman, itulah sebabnya kami menjadi ancaman bagi penguasa dan fasis," lanjutnya.

De Niro kemudian mulai menyindir keras Trump dalam lanjutan pidatonya. Ia menuduh Presiden AS dengan sebutan "philistine" yang berarti orang yang memusuhi atau acuh tak acuh terhadap seni budaya atau tidak paham apa pun terkait keduanya.

Bintang Killers of the Flower Moon itu lalu mengecam keputusan Donald Trump yang membuat kebijakan penuh kontroversi setelah menjadi pimpinan lembaga budaya The Kennedy Center. Sebut saja memotong dana pendidikan, dana kemanusiaan, hingga dukungan terhadap seni budaya.

Kecaman terhadap Trump berlanjut ketika De Niro menyoroti penetapan tarif 100 persen untuk film yang diproduksi atau berasal dari luar Amerika Serikat.

"Presiden philistine Amerika itu menunjuk dia sendiri untuk menjadi pimpinan lembaga budaya utama kami [The Kennedy Center]. Dia memotong dana dan dukungan untuk seni, kemanusiaan, dan pendidikan," ujarnya.

"Dan sekarang dia mengumumkan tarif 100 persen untuk film yang diproduksi di luar AS. Coba bayangkan," lanjut De Niro, seperti diberitakan Variety pada Selasa (13/5).

Robert De Niro kemudian menilai kebijakan tarif untuk film itu tidak dapat diterima. Sebab, penetapan tarif itu berpeluang jadi masalah bagi industri film Amerika Serikat maupun secara global.

[Gambas:Video CNN]

Pemenang dua piala Oscar itu pun mendorong pelaku industri film untuk bersatu membuat tindakan atas kebijakan Trump tersebut.

"Kau tidak bisa menghargai kreativitas, tetapi ternyata bisa mematok tarif di atasnya. Tentu saja, ini tidak dapat diterima. Serangan ini tidak bisa diterima," ungkap De Niro.

"Dan ini bukan hanya masalah Amerika, ini adalah masalah global. Seperti film, kita tidak bisa hanya duduk dan menonton. Kita harus bertindak, dan kita harus bertindak sekarang," sambungnya.

Penghargaan Honorary Palme d'Or itu diberikan oleh Leonardo DiCaprio kepada Robert De Niro dalam upacara pembukaan Cannes Film Festival ke-78.

De Niro menjadi nama terbaru yang mendapatkan penghargaan kehormatan tersebut. Pada 2024, Honorary Palme d'Or diberikan kepada Meryl Streep, George Lucas, dan Studio Ghibli.

Penghargaan itu juga pernah diberikan kepada Jane Fonda, Clint Eastwood, Jodie Foster, Forest Whitaker, Tom Cruise, Michael Douglas, hingga Harrison Ford.

(frl/end)

Read Entire Article
Korea International