Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua PSSI Erick Thohir menanggapi rumor playoff Piala Dunia 2026 untuk menggantikan Iran yang disebut diikuti oleh Timnas Indonesia.
Pernyataan Erick sekaligus menjawab soal desas-desus Timnas Indonesia masuk jadi salah satu kandidat yang ikut playoff. Dalam pemberitaan yang kadung beredar, FIFA disebut berencana menyiapkan kuota terdiri dari dua tim Eropa dan dua tim Asia dalam play-off tambahan.
"Saya belum dapat black and white-nya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti gitu," kata Erick di Jakarta, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menggaransi keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026. Jawaban ini sekaligus membantah rumor adanya play-off ekstra untuk menggantikan Iran.
"Tim Iran pasti akan datang, " kata Infantino dilansir dari CNBC. "Kami berharap pada saat itu [kick off Piala Dunia 2026], tentu saja, situasinya akan damai. Itu pasti akan membantu."
"Tetapi Iran harus datang, tentu saja. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi. Para pemain ingin bermain," ucap Infantino menjelaskan.
Jika sesuai kalender FIFA, delegasi Iran dijadwalkan tiba di pemusatan pelatihan Piala Dunia 2026 di Tucson, Arizona, paling lambat 10 Juni. Hingga kini belum ada konfirmasi kedatangan Iran.
Menteri Olahraga Iran mengatakan tim nasional Iran belum tentu ambil bagian dalam Piala Dunia 2026. Iran tidak ingin bermain di AS dan lebih memilih tampil di Meksiko.
Namun, permintaan Iran ini tak dikabulkan FIFA. Informasi tersebut disampaikan Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi bahwa permintaan Iran ditolak FIFA.
Hal itulah yang kemudian mencuatkan rumor bahwa bakal ada satu tiket yang tersedia seiring mundurnya Iran dari Piala Dunia.
(ikw/ptr)
Add
as a preferred source on Google


















































