Cikampek Makin Padat, Lonjakan Kendaraan Diprediksi Usai Sahur

1 week ago 8

CNN Indonesia

Kamis, 27 Mar 2025 04:15 WIB

Arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan di beberapa titik, dengan lonjakan kendaraan diprediksi meningkat setelah sahur. Arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) mengalami kepadatan di beberapa titik pada Rabu (26/3), dengan lonjakan kendaraan diprediksi meningkat tajam setelah sahur. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta, CNN Indonesia --

Arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) mengalami kepadatan di beberapa titik pada Rabu (26/3) malam hingga Kamis (27/3) dini hari, dengan lonjakan kendaraan diprediksi meningkat tajam setelah sahur.

Kainduk PJR Cikampek Korlantas Polri AKP Sandy Titah Nugraha mengungkapkan kemacetan terjadi akibat beberapa faktor, termasuk kendaraan truk yang mengalami kendala teknis di jalur utama serta meningkatnya volume pemudik di rest area.

"Kepadatan ini terjadi karena adanya kendaraan, khususnya truk, yang mengalami trouble sehingga mengganggu arus lalu lintas yang sedang padat," ujar Sandy, Kamis (27/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di rest area KM 57, jumlah pemudik yang beristirahat terus meningkat. Meskipun ramai, kondisi masih terkendali. Namun, Sandy memperkirakan lonjakan kendaraan akan terjadi usai sahur, sebagaimana pola yang terlihat pada hari-hari sebelumnya.

"Akan terjadi peningkatan signifikan pada habis sahur seperti pada hari sebelumnya. Dan itu kepadatannya luar biasa," katanya.

Sementara itu, titik kemacetan lainnya terjadi di pertemuan antara Jalan Layang MBZ dan jalur utama Tol Cikampek KM 48, serta di KM 64 akibat dampak kendaraan yang mengalami gangguan meskipun sudah dievakuasi.

"Imbas dari adanya trouble kendaraan, truk yang saat ini sudah berhasil dievakuasi, namun penumpukan masih terjadi," jelasnya.

Di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), 19 dari 22 gerbang telah dioperasikan untuk mengurai antrean kendaraan menuju jalur tol Trans-Jawa. Kepadatan masih terjadi beberapa ratus meter ke belakang akibat perlambatan di titik sebelumnya.

Meski demikian, kendaraan masih dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 40-50 km per jam. Pemudik diimbau untuk tetap waspada, menjaga kondisi kendaraan, serta menggunakan rest area secara bijak demi kelancaran perjalanan menuju kampung halaman.

(dis/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International