Bisakah IHSG Tahun Ini Tembus 10 Ribu Seperti Kata Purbaya?

1 day ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa tembus 10 ribu pada 2026.

Ia yakin IHSG bisa moncer seiring membaiknya kondisi ekonomi dan optimisme pelaku pasar di awal tahun. Menurutnya, ekonomi domestik jauh lebih kuat dibanding periode sebelumnya.

"Tahun ini (IHSG sentuh level) 10 ribu, itu bukan angka yang mustahil dicapai," ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Jumat (2/1) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya menyebut optimisme tersebut ditopang oleh kebijakan ekonomi yang semakin selaras antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Dengan koordinasi yang lebih solid, ia memperkirakan ekonomi dapat melaju lebih cepat.

"Kalau saya lihat fondasi ekonominya yang sudah ada membaik, sekarang tahun ini akan lebih baik lagi karena kebijakan kita dengan BI sudah amat sinkron. Harusnya ekonomi akan tumbuh lebih cepat," katanya.

IHSG sendiri kembali mencetak rekor tertinggi baru alias all time high pada perdagangan Selasa (6/1). IHSG sempat menyentuh 8.940 sebelum akhirnya ditutup di level 8.933,6.

Lantas apakah bisa IHSG tembus 10 ribu tahun ini seperti harapan Purbaya?

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai IHSG sangat mungkin tembus 10.000 ribu tahun ini berkat stimulus yang diberikan pemerintah maupun Bank Indonesia (BI).

"Berbagai stimulus yang dihadapkan oleh pemerintah, baik itu stimulus ekonomi, stimulus moneter dari Bank Indonesia tentunya juga menjadi katalis positif bagi peningkatan likuiditas di market kita khususnya," ujar Nafan kepada CNNIndonesia.com, Selasa (6/1).

Selain itu, ia menilai penguatan IHSG juga akan didukung oleh peluang pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan The Fed. Kebijakan penurunan suku bunga katanya bisa meningkatkan likuiditas bagi market.

"Belum lagi juga ke depannya semestinya dinamika geopolitik juga mulai berjalan stabil. Ini juga menjadi katalis positif bagi penguatan indeks," terangnya.

Senada, Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai IHSG bisa berpeluang menyentuh level 10.000 tahun ini.

Target tersebut katanya bisa tercapai apabila ada kombinasi sentimen yang terdiri dari pelonggaran suku bunga global dan domestik yang terealisasi dan arus dana asing yang konsisten masuk ke IHSG.

"Serta kinerja laba emiten big caps yang solid terutama emiten-emiten yang biasa diakumulasi asing," ujarnya.

Emiten big caps adalah perusahaan dengan kapitalisasi sangat besar, biasanya merujuk di atas Rp100 triliun. Beberapa emiten big caps di Indonesia di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Astra International Tbk (ASII).

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)

Read Entire Article
Korea International