Jakarta, CNN Indonesia --
Alvaro Carpe menyatakan balapan Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez bakal membuat semua pembalap bakal habis-habisan sampai bisa kehilangan kendali, termasuk Veda Ega Pratama.
Carpe yang kini menempati peringkat kedua di klasemen Moto3 2026 meyakini seluruh pembalap akan berusaha tampil baik di balapan seri keempat pada akhir pekan ini.
"Di Eropa, kami memulai seolah-olah ini kejuaraan yang baru, bukan begitu? Ini berbeda. Awal musim biasanya sangat rumit dan sangat sibuk karena kami selalu ingin memberikan yang terbaik, dan terkadang di balapan pertama, kami sedikit kehilangan kendali. Bukan hanya saya, tetapi semua pembalap," kata Carpe dilansir dari Motosan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi di Jerez kami mungkin mulai bekerja lebih baik atau kami mencoba mempertahankan level yang telah kami tetapkan. Dan kami senang dengan semua ini," jelasnya.
Moto3 Spanyol merupakan awal seri Eropa musim ini setelah tiga balapan sebelumnya berlangsung di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.
Carpe merupakan pembalap yang sudah punya pengalaman satu musim penuh di kelas Moto3. Pada tahun lalu, pembalap asal Spanyol itu mengikuti balapan 'kelas capung' sejak awal musim hingga seri terakhir.
Carpe musim lalu finis kedelapan di Jerez. Tahun ini, pembalap yang dikontrak tim Red Bull KTM Ajo itu memulai musim dengan konsisten. Setelah menempati peringkat keempat di seri pertama dan kedua, Carpe finis ketiga di seri ketiga.
Juara Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024 dan FIM JuniorGP World Championship 2024 itu bakal menjadi salah satu pesaing Veda.
Apalagi Carpe sudah kerap balapan di Jerez dan pernah naik podium di sirkuit itu saat balapan di level junior.
Veda yang juga pernah naik podium di Jerez dalam ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 mempersiapkan diri dengan berlatih intensif di Spanyol setelah mengikuti Moto3 Amerika Serikat.
(nva/jal)
Add
as a preferred source on Google


















































