7 Ciri Anak yang Berpotensi Sukses saat Dewasa

6 hours ago 2

CNN Indonesia

Senin, 18 Mei 2026 05:00 WIB

Tak semua perilaku anak yang dianggap 'nakal' itu buruk. Beberapa justru jadi tanda anak berpotensi sukses saat dewasa. Ilustrasi. Ciri-ciri ini bisa jadi tanda anak Anda sukses di masa depan. (iStockphoto/JNemchinova)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang tua berharap anak tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan bahagia. Namun, tak sedikit yang keliru menafsirkan tanda-tanda anak yang memiliki potensi besar di masa depan.

Sifat seperti banyak bertanya, keras kepala, hingga sesekali melanggar aturan kerap dianggap sebagai perilaku negatif. Padahal, karakter tersebut bisa menjadi fondasi penting bagi kesuksesan saat dewasa.

Melansir Your Tango, anak yang tumbuh menjadi pribadi tangguh bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat. Mereka terbiasa menghadapi kegagalan, berani mencoba, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sejumlah ciri anak yang berpotensi tumbuh menjadi pribadi sukses:

1. Berani mengekspresikan diri

Anak yang merasa aman untuk menjadi dirinya sendiri cenderung memiliki rasa percaya diri yang kuat. Mereka tidak takut menunjukkan emosi, pendapat, maupun minatnya.

Psikolog klinis Sheryl Ziegler menekankan, dukungan orang tua, termasuk memvalidasi perasaan anak berperan besar dalam membentuk kepercayaan diri. Dari sini anak belajar bahwa dirinya berharga dan layak didengar.

2. Terlihat keras kepala

Anak yang kerap dianggap 'banyak mau' atau bossy sebenarnya sedang melatih kemampuan berpikir mandiri.

Kemampuan ini penting saat dewasa, terutama dalam mengambil keputusan dan membela diri. Anak yang terbiasa didengarkan juga cenderung lebih gigih dan tahan tekanan.

3. Rasa ingin tahu tinggi

Rasa penasaran merupakan fondasi penting dalam proses belajar. Anak yang gemar bertanya dan mengeksplorasi cenderung lebih cepat memahami berbagai hal.

Penelitian dari University of Michigan (2023) menunjukkan bahwa rasa ingin tahu sejak dini berkaitan dengan pencapaian akademik yang lebih baik. Sifat ini juga membentuk kebiasaan belajar yang kuat.

4. Berani mencoba dan tidak takut gagal

Anak yang berani mencoba hal baru, meski berisiko gagal, sedang membangun mental yang fleksibel. Mereka belajar memahami batas diri sekaligus beradaptasi dengan perubahan.

Sikap ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan kehidupan, baik secara personal maupun profesional.

5. Gigih dan tidak mudah menyerah

Kegigihan adalah ciri anak yang terbiasa menyelesaikan masalah hingga tuntas. Mereka tidak mudah berhenti saat menghadapi kesulitan.

Karakter ini terbentuk ketika anak diberi ruang untuk mencoba, gagal, lalu bangkit kembali. Dukungan emosional dari orang tua turut memperkuat daya tahan mentalnya.

6. Kreatif dan imajinatif

Anak yang gemar berimajinasi atau menciptakan sesuatu dari hal sederhana sedang mengasah kemampuan berpikir inovatif. Kreativitas tak hanya penting dalam seni, tetapi juga dalam memecahkan masalah di berbagai aspek kehidupan.

7. Suka mempertanyakan aturan

Meski terdengar negatif, anak yang sesekali melanggar atau mempertanyakan aturan sering memiliki pola pikir kritis. Mereka tidak sekadar menerima sesuatu, tetapi ingin memahami alasan di baliknya.

Sikap ini membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang berani berpikir berbeda dan mencari solusi baru.

Pada akhirnya, kepribadian anak tidak bisa sepenuhnya dibentuk secara instan oleh orang tua. Namun, lingkungan dan pola asuh memiliki peran besar dalam mengarahkan perkembangan karakter tersebut.

Anak yang didukung untuk menjadi dirinya sendiri cenderung tumbuh lebih percaya diri dan bahagia. Sebaliknya, tekanan berlebih untuk memenuhi ekspektasi justru berisiko membuat anak kehilangan jati diri.

Karena itu, memberi ruang bagi anak untuk mengenali dan mengembangkan potensinya sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang tak hanya sukses, tetapi juga tangguh dan bahagia.

(nga/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International