CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 21:00 WIB
Artikel ini mengandung spoiler. Berikut 5 perbedaan dalam cerita The Housemaid versi film dan novel. (Lionsgate/Daniel McFadden via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Artikel ini mengandung spoiler.
The Housemaid resmi tayang di bioskop Indonesia. Film thriller yang dibintangi Sydney Sweeney bersama Amanda Seyfried itu merupakan hasil adaptasi novel bertajuk serupa karya Freida McFadden.
Film tersebut digarap Paul Feig (Spy, Simple Favor, The School for Good and Evil) berdasarkan naskah yang ditulis Rebecca Sonnenshine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sonnenshine membuat beberapa perbedaan signifikan dalam menggarap naskah film The Housemaid. Sebagian besar perbedaan itu membuat versi film lebih sadis dan tragis dibandingkan novel originalnya.
Namun, secara keseluruhan, film itu masih sama seperti novelnya dengan menceritakan seorang perempuan yang memiliki masa lalu kelam ingin mencoba membuka lembaran baru dengan menjadi asisten rumah tangga keluarga kaya.
Perempuan (Sydney Sweeney) itu akhirnya bekerja sebagai ART di keluarga Winchester (Brendan Sklenar, Amanda Seyfried) yang tampak sempurna, tapi ternyata menyimpan begitu banyak rahasia dan bahaya.
Berikut 5 perbedaan The Housemaid versi film dan novel.
Cara Andrew siksa Millie
Baik dalam film maupun buku, Millie mulai memahami situasi sesungguhnya setelah Andrew mengurungnya di loteng, dan mulai menyiksanya.
Tetapi dalam buku, Andrew menyiksa Millie dengan harus bisa menyeimbangkan tiga buku besar di perutnya berjam-jam. Andrew memasang kamera untuk mengawasi. Saat Millie tidak melakukannya dengan benar pada percobaan pertama, Andrew menyuruhnya melakukannya lagi.
Dalam film, adegannya lebih brutal. Millie dikurung di loteng karena tidak sengaja memecahkan piring warisan keluarga. Andrew mengurungnya di loteng dan menyuruhnya mengiris perutnya 21 kali menggunakan pecahan piring antik itu.
Pembalasan Millie ke Andrew
Dalam buku, Millie mulai membalas Andrew dengan mengunci laki-laki itu di kamar loteng dan memintanya menyeimbangkan tiga buku yang sama di selangkangannya, lalu menyuruhnya mencabut giginya dengan tang.
Namun, situasi berbeda dalam film. Setelah dibebaskan, Millie menggunakan pisau yang disembunyikan Nina di dalam untuk menggorok leher Andrew dan menguncinya di dalam ruangan.
Saat Andrew kehabisan darah, Millie memecahkan lebih banyak piring porselen warisan keluarga Andrew di depan pintu dan menyuruhnya mencabut gigi depannya karena senyum sempurna pria itu memanipulasi banyak orang.
Lanjut ke sebelah...

















































