Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Menteri HAM Mugiyanto beserta penumpang lainnya kembali mendarat di Bandara Hamad International Airport di Doha, Qatar usai berputar 2 jam di udara karena serangan AS-Israel ke Iran.
Dalam Instagram Kementerian HAM, Mugiyanto menuturkan setelah berputar-putar di udara selama 2 jam, pesawat yang ditumpanginya kembali mendarat di Doha.
"Jam 09 pagi saya terbang menuju Jenewa, tapi pilot menyatakan tak bisa melanjutkan perjalanan karena udara di Iran ditutup. Setelah berputar di udara 2 jam, kami mendarat kembali di Hamad Airport," kata Mugiyanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mugiyanto menuturkan video itu diambil pada saat jam 16.00 waktu Doha. Sampai saat berita ini dirilis oleh Tim Humas Kementerian HAM, Wakil Menteri HAM dan juga rombongan masih berada di Doha, Qatar. Belum ada pengumuman lebih lanjut dari otoritas penerbangan setempat mengenai dibukanya wilayah Udara karena situasi keamanan yang belum stabil.
"Mari kita berdoa supaya situasi ini cepat berakhir sehingga pertikaian ini tidak berlarut, sehingga tercipta perdamaian dunia" tegas Mugiyanto.
Diketahui, Israel dan AS meluncurkan serangan gabungan ke AS sejak Sabtu pagi waktu setempat. Sebagai balasan, Iran juga telah meluncurkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Serangan balasan itu menargetkan sejumlah titik di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, hingga Yordania.
(asa)


















































