Jakarta, CNN Indonesia --
Tradisi baru Timnas Indonesia U-17 tampil di Piala Dunia U-17 dalam dua edisi beruntun resmi terputus pada 2026 ini.
Indonesia U-17 resmi tidak lolos ke Piala Dunia U-17 2026 usai kalah dari Jepang U-17, Selasa (12/5) atau Rabu (13/5) dini hari WIB. Garuda Muda kalah 1-3 dari Jepang.
Pada pertandingan lainnya dari Grup B, China menang 2-0 atas Qatar. Hasil ini membuat Jepang mengoleksi poin sembilan dan tiga tim lainnya sama-sama membukukan tiga poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena sama-sama mengoleksi tiga poin dan saling mengalahkan, yang digunakan dalam penentuan peringkat adalah selisih gol. Hasilnya China berhak menjadi runner up Grup B.
China pun lolos ke babak delapan besar Piala Asia U-17 2026 sekaligus meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026. Adapun Indonesia menjadi juru kunci grup karena selisih golnya minus tiga.
Hasil ini memutus dua tradisi baru Indonesia yang tampil di Piala Dunia U-17. Indonesia pertama kali tampil dalam ajang ini pada edisi 2023 di Indonesia dan edisi 2025 di Qatar.
Pada 2023 Indonesia menjadi kontestan karena bertindak sebagai tuan rumah, meski tidak lolos kualifikasi. Selanjutnya pada 2025 Indonesia lolos melalui kualifikasi.
Persiapan Indonesia U-17 menuju Piala Dunia U-17 2025 dan 2026 memang kontras. Pada tahun ini persiapan sangat mepet, tidak seperti 2025 yang terbilang panjang.
Nova Arianto, pelatih yang membawa Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025, ditunjuk PSSI pada awal 2024. Ajang pertama yang diikuti Nova adalah Piala AFF U1-6 2024.
Setelah itu Indonesia U-17 melakukan delapan laga uji coba internasional, termasuk pemusatan latihan di Spanyol dan Qatar. Hasilnya, Indonesia U-17 impresif di kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Setelah lolos ke Piala Asia U-17 2025, Indonesia U-17 menjalani enam pertandingan uji coba internasional di Bulgaria dan Uni Emirat Arab. Pemusatan latihan panjang juga dilakukan.
Hasilnya Indonesia U-17 lolos ke babak delapan besar Piala Asia U-17 2025 sekaligus lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Persiapan panjang membuahkan hasil sesuai target.
Namun, persiapan panjang yang dijalani Nova bersama Indonesia U-17 tidak berlaku bagi Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Indonesia U-17 saat ini (di Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17).
Kurniawan baru ditunjuk sebagai pelatih Indonesia U-17 pada awal Februari 2025. Tak sampai dua bulan, Kurniawan langsung memimpin tim dalam Piala AFF U-17 2026.
Tak sampai sebulan, hanya dua pekan, Indonesia langsung main di Piala Asia U-17 2026. Kurniawan hanya sempat menjalani pemusatan latihan di Thailand sebelum Piala AFF U-17 2026.
Program berbeda dari PSSI untuk target tampil di Piala Dunia U-17 akhirnya memutus tradisi baru tampil di Piala Dunia U-17. PSSI perlu mengevaluasi program penunjukan pelatih.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google

















































