Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Musim Kemarau dan El Nino

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Fenomena iklim El Nino diperkirakan bakal kembali hadir di Tanah Air dan memicu musim kemarau 2026 menjadi lebih kering. Meski sering berkaitan, ternyata El Nino dan musim kemarau memiliki perbedaan karakteristik.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Faisal Fathani menjelaskan bahwa El Nino dan musim kemarau adalah fenomena berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu dipahami bahwa kemarau dan El Nino itu adalah dua fenomena yang berbeda dan tidak selalu terjadi bersamaan," kata Faisal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4).

Faisal menjelaskan bahwa kemarau merupakan fenomena iklim yang tetap datang setiap tahun di Indonesia. Sementara, El Nino merupakan fenomena iklim alami yang ditandai oleh pemanasan permukaan laut di bagian tengah dan timur Samudra Pasifik tropis.

Fenomena ini biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun sekali dan berlangsung antara sembilan hingga 12 bulan.

El Nino memiliki dampak yang beragam dalam lingkup skala global. Beberapa negara di kawasan Amerika Selatan seperti Peru, kehadiran El Nino berdampak pada meningkatnya curah hujan, sedangkan di Indonesia secara umum dampak El Nino adalah kondisi kering dan berkurangnya curah hujan.

Namun, jika El Nino terjadi bertepatan dengan musim kemarau di Indonesia, terdapat peluang kemarau yang lebih kering dari rata-rata historis.

BMKG memprakirakan dengan kehadiran El Nino, musim kemarau tahun ini akan bersifat lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologisnya yang dicatatkan dalam 30 tahun.

Selain lebih kering, musim kemarau tahun ini juga diperkirakan datang lebih awal dengan durasi yang lebih panjang.

Kondisi kemarau tahun ini menjadi lebih kering karena dipengaruhi oleh aktifnya fenomena El Nino yang mulai muncul pada akhir April hingga awal Mei 2026. kehadiran fenomena ini disebut yang berpengaruh pada berkurangnya intensitas curah hujan di wilayah Indonesia

Lantas, apa saja beda karakteristik musim kemarau dan El Nino? Melansir Detik, berikut perbedaannya:

Kemarau:

- Variabilitas iklim normal yang bersifat musiman
- Terjadi setiap tahun
- Akibat angin monsun Australia membawa massa udara kering

El Nino:

- Anomali atau penyimpangan iklim
- Terjadi periodik antara 3-7 tahun sekali
- Akibat suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian timur dan tengah meningkat

(dmi/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International