Semen Padang Pecat Dejan Antonic, Pengganti Diumumkan Sebelum 'Beduk'

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Semen Padang resmi mengumumkan pemecatan pelatih Dejan Antonic dan bakal menginformasikan pengganti sebelum beduk atau pertanda buka puasa.

Semen Padang hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League di Stadion Haji Agus Salim Semen Padang, Rabu (4/3).

Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade, yang hadir langsung mendukung tampak tidak puas dengan hasil tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre kemudian mengumumkan rencana pemecatan Dejan Antonic via Instagram sebelum klub tersebut mengeluarkan pengumuman resmi.

"Hasil yang sangat mengecewakan pada pertandingan hari ini menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen. Untuk itu, manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih demi perbaikan dan peningkatan performa tim ke depan," tulis Andre.

"Secara resmi, sebelum sahur, Semen Padang FC @semenpadangfcid akan mengumumkan keputusan tersebut, dan Insya Allah sebelum berbuka puasa kami juga akan memperkenalkan pelatih baru," ujar Andre menambahkan.

Sejam kemudian, Semen Padang pun mengeluarkan pernyataan resmi terkait nasib Dejan Antonic.

"Kebersamaan Tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir. Keputusan ini diambil Manajemen Semen Padang FC, setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan Komisaris dan Penasehat Tim. Terimakasih Coach Dejan."

Dejan Antonic sendiri ditunjuk menjadi nakhoda Semen Padang di pertengahan musim. Dia mulai aktif memimpin tim sejak 10 Oktober 2025 menggantikan posisi Eduardo Almeida.

Hasil imbang lawan PSIM membuat Semen Padang masih ada di zona merah. Dari 24 laga yang sudah dijalani, Semen Padang baru mencatat 17 poin dan kini menempati peringkat ke-17.

Sebelumnya, usai pertandingan lawan PSIM, Dejan Antonic mengaku kecewa dengan hasil akhir yang mestinya bisa lebih baik lagi.

"Laga berakhir imbang 0-0. Kita tidak senang karena kita punya banyak peluang, tapi tidak bisa mencetak gol. Kalau saja beberapa peluang di babak pertama ada yang berbuah gol, cerita mungkin akan berbeda. Di babak kedua kita ganti sistem dengan menambah pemain di depan dan menghasilkan tiga peluang yang lagi-lagi gagal dimaksimalkan jadi gol," ucap Dejan Antonic dikutip laman resmi ILeague.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/nva)

Read Entire Article
Korea International