Satgas PRR Kebut Bangun Huntap di Sumatra usai Lebaran, Pakai 2 Skema

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra akan kembali bergerak cepat membangun hunian tetap (huntap) di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat usai momen Idulfitri 2026.

Huntap ini disediakan bagi pengungsi yang rumahnya rusak berat, roboh, dan hanyut terbawa arus banjir. Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian mengatakan akan segera menggelar koordinasi lanjutan terkait pembangunan huntap dengan pemerintah daerah setelah Lebaran.

"Kami sudah janjian nanti setelah lebaran ini dengan Menteri PKP untuk turun koordinasikan pemda-pemda yang mana sudah siap dibangun, untuk segera dibangun," ujar Tito usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Sabtu (21/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan huntap dilakukan oleh lintas sektor yang melibatkan BNPB, Kementerian PKP, Kemenkopolkam, dan Polri. Selain itu, juga ada keterlibatan lembaga swasta dan perorangan.

Pembangunan huntap akan dilakukan dalam 2 skema. Skema pertama adalah metode in situ atau pembangunan huntap yang dilakukan di area sekitar asal hunian sebelumnya dengan kriteria keamanan lahan yang ketat, dengan BNPB sebagai salah satu penanggung jawab. S

Lokasi huntap in situ yang digarap BNPB berada di Kabupaten Bireuen, dengan usulan 365 huntap.

Skema pembangunan huntap lainnya adalah metode komunal atau relokasi terpusat dengan membangun pada satu hamparan lahan yang telah dinyatakan layak untuk menampung warga dari kawasan yang tak lagi aman dihuni. Kementerian PKP menjadi salah satu lembaga yang menyiapkan skema komunal untuk pembangunan huntap.

Secara total, Satgas PRR mencatat rencana pembangunan huntap di tiga provinsi terdampak mencapai 36.669 unit dengan 110 unit di antaranya sudah selesai dibangun dan 1.359 unit lainnya dalam proses pembangunan.

Pada saat bersamaan, Satgas PRR juga menyiapkan hunian sementara (huntara), serta Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp1,8 juta bagi pengungsi yang ingin menyewa rumah.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International