Saran Pramugari ke Penumpang: Jangan Duduk Bersila di Pesawat

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Sabtu, 02 Mei 2026 18:40 WIB

Di tengah antusiasme banyak orang untuk liburan musim panas tahun ini, para pramugari mulai membagikan saran soal posisi duduk yang benar selama penerbangan. Ilustrasi penumpang duduk di kabin pesawat. (iStockphoto/wisely)

Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah antusiasme ribuan orang yang bersiap terbang untuk liburan musim panas tahun ini, para pramugari atau kru kabin mulai membagikan saran krusial terkait posisi duduk yang benar selama penerbangan.

Salah satu peringatan paling penting yang disampaikan pramugari atau kru kabin adalah: jangan duduk bersila atau menyilangkan kaki.

Barbiebac La Azafata, seorang pramugari yang aktif di TikTok, menyoroti bahaya tersembunyi dari posisi duduk tersebut. Menurutnya, menyilangkan kaki dalam waktu lama di pesawat dapat memicu risiko kesehatan yang serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan utama Barbiebac melarang posisi duduk ini adalah risiko terjadinya penggumpalan darah. Menurut National Health Service (NHS), kondisi yang dikenal sebagai Trombosis Vena Dalam (DVT) adalah gumpalan darah di pembuluh darah vena, yang biasanya terjadi di kaki.

Melansir Glasgow Live, duduk bersila dapat menghambat sirkulasi darah manusia. Pada penerbangan jarak jauh, risiko ini meningkat drastis.

Berikut adalah beberapa anjuran dari NHS dan para ahli perjalanan untuk mencegah DVT:

- Jangan Menyilangkan Kaki: Jaga posisi kaki tetap sejajar atau bergerak secara berkala.
- Tetap Terhidrasi: Perbanyak minum air putih dan hindari alkohol.
- Gunakan Pakaian Longgar: Membantu kelancaran aliran darah.
- Bergerak: Berjalanlah di lorong kabin jika memungkinkan.

Selain faktor kesehatan, Barbiebac juga membagikan tips seputar etika dan kenyamanan di pesawat. Penumpang pesawat dianjurkan mengubah posisi secara berkala dan jangan diam di satu posisi agar tubuh tidak kaku.

Penumpang juga diminta tidak menyandarkan kaki ke kursi depan, karena dianggap sangat tidak higienis dan tidak sopan terhadap penumpang lain.

Hindari juga tidur menempel ke jendela. Sebab, getaran mesin pesawat dapat memicu sakit kepala. Selain itu, dinding dekat jendela sangat kotor karena sering bersentuhan dengan wajah banyak orang sebelumnya.

Dia juga menyarankan penumpang menggunakan bantal dan jangan sandarkan kepala langsung ke dinding pesawat.

Sementara itu, Sherry Peters, seorang pramugari dengan pengalaman 27 tahun, memberikan sudut pandang berbeda mengenai pemilihan kursi jika tujuan utama Anda adalah beristirahat.

Berbeda dengan Barbiebac yang memperingatkan soal kebersihan jendela pesawat, Sherry menyarankan kursi dekat jendela demi kontrol lingkungan.

"Kursi jendela memberi Anda kendali lebih besar. Anda bisa menutup penutup jendela, bersandar di dinding untuk tumpuan, dan terhindar dari benturan sikut penumpang lain yang lewat di lorong," jelas Sherry.

Namun, Sherry memberikan catatan penting: hindari kursi di dekat area galley (dapur) atau toilet. Area ini adalah titik paling bising karena lalu lintas penumpang dan aktivitas kru kabin yang konstan, sehingga sangat tidak kondusif untuk tidur.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International