Jakarta, CNN Indonesia --
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (Sampoerna) mengumumkan perubahan susunan Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Kamis (27/2).
Keputusan tersebut menjadi langkah strategis perseroan dalam memperkuat struktur organisasi agar tetap adaptif menghadapi dinamika industri.
Dalam keputusan yang disahkan pemegang saham, Houria Raselma ditunjuk menggantikan Gunnar Beckers. Sementara itu, Reno Bontemps menggantikan Sergio Colarusso, dan Rianto Probo Hartono dipercaya bergabung sebagai Direktur baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Houria memulai kariernya sebagai Brand Manager di Philip Morris International (PMI) Aljazair pada 2012. Sejak saat itu, ia terlibat dalam berbagai inisiatif inovasi merek, pengelolaan portofolio produk, hingga transformasi digital untuk afiliasi PMI di kawasan Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika.
Adapun Reno Bontemps memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang keuangan. Sebelum bergabung dalam jajaran Direksi Sampoerna, ia menjabat sebagai Direktur Keuangan PMI untuk kawasan Timur Tengah, setelah sebelumnya memegang berbagai posisi strategis di bidang perencanaan bisnis, strategi, dan penganggaran.
Sementara itu, Rianto Probo Hartono telah berkarier selama 18 tahun di Sampoerna. Ia dikenal memiliki rekam jejak kuat di berbagai fungsi strategis, termasuk hubungan eksternal dan perencanaan komersial.
Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi meyakini susunan direksi baru tersebut akan semakin memperkuat kinerja perseroan dalam menghadapi tantangan industri dan mampu mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
"Saya percaya pengalaman dan keahlian yang dimiliki Houria, Reno, dan Rianto akan
semakin memperkuat Tim Manajemen dan Direksi dalam mendorong kinerja Perseroan serta memantapkan pencapaian strategi jangka panjang Sampoerna," ujar Ivan dalam keterangannya, Jumat (27/2).
Pada kesempatan yang sama, Ivan juga menyampaikan apresiasi kepada Gunnar Beckers dan Sergio Colarusso atas kontribusi dan kepemimpinan mereka selama menjabat.
"Dengan pengalaman yang luas, ketajaman dalam mengambil keputusan, serta integritas yang tinggi, keduanya telah memberikan kontribusi signifikan bagi Perseroan dan turut memperkuat Sampoerna dalam mempertahankan kepemimpinan pasar," tutup Ivan.
(ory/ory)


















































