CNN Indonesia
Rabu, 04 Mar 2026 17:45 WIB
Ilustrasi. Tanpa disadari, tanaman tertentu di pekarangan rumah bisa membuat lingkungan menjadi lebih menarik bagi ular. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kehadiran ular di sekitar rumah tentu membuat siapa pun merasa waswas. Apalagi beberapa jenis ular berbisa dapat membahayakan keselamatan jika sampai menggigit.
Tanpa disadari, tanaman tertentu di pekarangan rumah bisa membuat lingkungan menjadi lebih menarik bagi ular.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan karena tanaman tersebut secara langsung mengundang ular, melainkan karena rimbunnya daun dan kondisi yang lembap dapat menjadi tempat bersembunyi sekaligus menarik mangsa ular seperti tikus dan serangga.
Berikut beberapa tanaman yang berpotensi mengundang ular ke rumah.
1. Anggrek
Anggrek kerap menarik perhatian serangga seperti lebah dan kupu-kupu. Kehadiran serangga ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi ular, terutama jika jumlahnya cukup banyak di satu area.
Selain itu, area yang dipenuhi tanaman hias sering kali memiliki sudut lembap dan teduh yang disukai ular.
2. Serai
Serai atau lemongrass dikenal memiliki aroma khas. Serai yang tumbuh dalam rumpun tebal dapat menciptakan area teduh dan lembap dekat permukaan tanah.
Meski serai tidak secara langsung menarik ular, tanaman ini bisa mengundang serangga dan tikus yang menjadi sumber makanan ular.
Jika ditanam dekat tembok, saluran air, atau pintu masuk rumah tanpa perawatan rutin, risiko kemunculan ular bisa meningkat.
3. Mint
Daun mint memiliki aroma kuat yang menarik berbagai jenis serangga. Serangga yang berkumpul di sekitar tanaman bisa menjadi sumber makanan bagi ular, sehingga meningkatkan kemungkinan ular berada di area tersebut.
4. Bunga Bakung
[foto]
Bunga bakung atau lily juga memiliki daun yang cukup rimbun. Area yang teduh dan tertutup di bawah tanaman ini dapat menjadi tempat bersembunyi bagi tikus maupun serangga, yang pada akhirnya bisa mengundang ular.
5. Melati
Melati dikenal dengan aromanya yang harum dan menenangkan. Namun, tanaman ini memiliki batang dan daun yang cukup rapat sehingga bisa menjadi tempat persembunyian ular. Beberapa jenis ular juga disebut menyukai area dengan aroma bunga tertentu.
6. Bambu
Bambu tumbuh lebat dan rapat, menciptakan area yang teduh serta minim gangguan. Lingkungan seperti ini sangat disukai tikus dan hewan kecil lainnya. Jika mangsa tersedia, ular pun berpotensi mendekat.
7. Hosta
Tanaman hosta memiliki daun yang lebat dan rimbun. Struktur ini menciptakan tempat persembunyian yang nyaman bagi hewan kecil seperti tikus. Ular pun bisa tertarik mendekat untuk mencari mangsa atau berlindung.
Mengapa ular tertarik ke area tertentu?
Ular umumnya mencari tiga hal: tempat berlindung, kelembapan, dan sumber makanan. Tanaman dengan akar tebal, daun lebat, serta pertumbuhan yang tidak terawat dapat menyediakan ketiganya sekaligus.
Mengutip India Today, tanaman yang ditanam terlalu rapat, jarang dipangkas, dan berada dekat dinding atau saluran air berisiko menciptakan ruang tersembunyi yang disukai ular untuk beristirahat pada siang hari.
Cara mencegah ular masuk ke pekarangan
Selain memperhatikan jenis tanaman, perawatan kebun juga sangat penting. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Rutin memangkas tanaman agar tidak terlalu rimbun.
- Membersihkan daun kering dan tumpukan sampah organik.
- Menghindari penyiraman berlebihan yang membuat tanah terlalu lembap.
- Menutup celah pada dinding atau pagar.
- Memastikan tidak ada sarang tikus di sekitar rumah.
- Menjaga pencahayaan area pekarangan tetap cukup.
Dengan memilih tanaman secara bijak dan merawat kebun secara rutin, Anda dapat menjaga rumah tetap asri sekaligus lebih aman dari hewan liar yang tidak diinginkan.
(anm/asr)


















































