Resmi, Nazaruddin Pimpin Indonesia Pickleball Federation

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Muhammad Nazaruddin resmi memimpin Indonesia Pickleball Federation (IPF) periode 2026-2031 setelah terpilih sebagai ketua umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) IPF di Jakarta, Selasa (31/3).

Dalam sambutannya, Nazaruddin berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberinya kepercayaan untuk bisa memimpin pickleball Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Kita ingin pickleball tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional," kata Nazaruddin dalam keterangan resmi, Kamis (2/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Eko Budi Supriyanto, mengapresiasi atas terselenggaranya Munas IPF yang berjalan secara demokratis dan kondusif.

Eko berharap kepemimpinan baru IPF dapat semakin mempercepat perkembangan olahraga pickleball di tanah air.

"KONI menyambut baik terpilihnya Bapak Muhammad Nazaruddin sebagai Ketua Umum IPF. Kami berharap kepemimpinan yang baru ini mampu memperkuat organisasi, memperluas pembinaan atlet, serta meningkatkan prestasi pickleball Indonesia di tingkat nasional maupun internasional," kata Eko Budi Supriyanto.

Menurut Eko, pickleball sebagai cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh cepat apabila didukung dengan manajemen organisasi yang kuat serta pembinaan yang terstruktur.

Nazaruddin mengatakan akan berfokus dalam meningkatkan potensi pickleball di tanah air. Selain itu, ia juga akan memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan jumlah atlet dan klub, serta mendorong prestasi pickleball Indonesia di level internasional.

Munas IPF 2026 juga menjadi momentum konsolidasi nasional bagi seluruh pengurus provinsi untuk menyatukan visi dalam mengembangkan pickleball sebagai olahraga yang inklusif, kompetitif, dan berprestasi di Indonesia.

Nazaruddin merupakan terpidana korupsi kasus suap Wisma Atlet dan TPPU. Ia sudah menjalani hukuman dan dinyatakan bebas murni pada 13 Agustus 2020 dari Lapas Sukamiskin.

[Gambas:Video CNN]

(jal/jun)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Korea International