Jakarta, CNN Indonesia --
Chery Q yang akan dijual di Indonesia dengan harga Rp200 jutaan bakal menambah pilihan di segmen mobil listrik ringkas buat penggunaan harian dalam kota. Model ini punya banyak modal yang dapat diperhitungkan, terutama bagi orang-orang yang ogah kompromi sama stigma mobil kecil tak bisa jadi andalan.
Memilih mobil listrik ukuran ringkas buat aktivitas harian bisa jadi tak semudah itu sebab biasanya ada berbagai hal yang mesti rela tak didapat. Misalnya, kabinnya sempit, bagasinya kecil, suspensinya keras dan sering ngecas karena jarak tempuhnya terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Q mencoba meringankan kompromi para pemburu mobil listrik ringkas. Model ini bukan cuma menang gemoy desain eksterior tetapi juga fungsional sebagai teman harian yang bisa diandalkan.
Keluhan utama soal kabin sempit dijawab dengan wheelbase yang membentang 2.700 mm. Angka ini mampu memberikan rear legroom hingga 977 mm dan headroom yang proporsional.
Dengan rasio efisiensi ruang mencapai 85 persen, penumpang yang duduk di jok belakang bakal merasa tak menumpangi mobil kecil.
Urusan barang bawaan? Sangat fleksibel. Bagasi belakang menampung hingga 1.450 liter.
Uniknya, di balik kap depan masih ada frunk (bagasi depan) berkapasitas 70 liter. Total kapasitas bagasi mobil ini 1.520 liter, angka yang superior di kelasnya.
Di era mobilitas serba cepat, menunggu baterai terisi bisa jadi hal yang membosankan. Q bisa diajak berkelana sejauh hingga 400 km (NEDC), untuk rute komuter harian di Jabodetabek, mengecas penuh mungkin cuma perlu seminggu sekali.
Namun yang jadi game changer adalah kemampuan fast charging-nya. Mengisi daya dari 30 persen ke 80 persen cuma butuh 16,5 menit, ini kira-kira bisa ditinggal beli kopi atau membalas beberapa pesan grup WhatsApp lalu mobil bisa dikendarai lagi.
Membawa mobil ini seliweran di jalan kota, jalan sempit atau parkir di area kecil gedung tak lagi jadi momen menegangkan sebab Q punya teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang mencakup hingga 20 fitur.
Belum cukup sampai di situ, hadirnya Kamera Panorama 540 derajat membuat blind spot nyaris lenyap. Semua informasi itu ditampilkan secara cantik di layar infotainment besar dengan UI/UX interaktif terintegrasi Apple Carplay dan Android Auto.
Mobil kota modern harus bisa jadi perpanjangan gaya hidup pemiliknya. Hal ini dipenuhi oleh wireless charging 50W di konsol tengah, jadi bukan cuma mobilnya yang sat set.
Buat yang hobi nongkrong outdoor atau butuh sumber listrik darurat, fitur V2L (Vehicle-to-Load) berkapasitas masif 6,6 kW siap jadi andalan.
Fitur memang penting, tapi ergonomi juga perlu jadi perhatian. Q dirancang memiliki sentuhan premium seperti pada material kabin yang proper, jok elektrik (power seat), heated folding mirror, serta sistem multimedia yang memanjakan telinga. Ada pula sistem keamanan pasif berupa airbags, mobil ini jelas tidak digarap setengah hati.
(fea)
Add
as a preferred source on Google


















































