Purbaya Emoh Pangkas Anggaran MBG Walaupun Disorot Fitch Rating

10 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan skema pemangkasan anggaran belanja pemerintah jika tren pergerakan harga minyak tembus US$92 per barel. Salah satu anggaran potensial yang mungkin ditekan yakni dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Purbaya menjelaskan risiko kenaikan harga minyak US$92 per barel berpotensi menggiring defisit APBN bengkak ke 3,6% terhadap PDB. Jika kondisi tersebut berlangsung, Bendahara negara tidak menutup kemungkinan untuk menghemat anggaran MBG.

"Kalau itu, kita akan melakukan langkah-langkah supaya itu (defisit APBN) tidak terjadi. Bisa penghematan di mana? Misalnya penghematan di MBG," ungkap Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya memastikan, penghematan anggaran MBG tidak akan menyentuh pagu anggaran untuk fungsi utamanya, yakni terkait pemberian makanan kepada anak sekolah, ibu hamil, hingga lansia.

Sedangkan anggaran lain, seperti anggaran pengadaan barang, akan menjadi objek penghematan alias dipangkas anggarannya bila defisit membengkak efek kenaikan harga minyak ketimbang menaikkan harga BBM bersubsidi.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memangkas anggaran yang terkait langsung dengan Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun sempat mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat utang internasional, Fitch Rating beberapa waktu lalu.

"Eggak ada (kemungkinan memangkas anggaran MBG), ada (anggaran tak langsung)MBG yang tidak terlalu penting, tapi (anggaran) makanan, kita tidak akan melakukan (pemangkasan). Ini bukan berarti saya akan memotong MBG, enggak, tapi ada potensi," ungkap Purbaya.

Purbaya mengklaim MBG sebagai program pemerintah yang bagus. Meskipun begitu dalam pemanfaatan anggaran MBG, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mencegah risiko jika terjadi belanja yang tidak mendukung program secara langsung.

"Misalnya beli motor, mereka (SPPG) senang, saya rugi. Misalnya, beli-beli komputer," jelasnya.

Di samping itu, Kemenkeu memastikan untuk terus mengawal pemanfaatan anggaran MBG agar tepat sasaran dan berjalan lebih baik. "Bukan hal saya untuk motong itu, saya memastikan aja bahwa dibelanjakan, tepat waktu, dan bocornya sedikit," tandasnya.

Sebelumnya, Fitch Rating merevisi outlook peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Sedangkan, peringkat utang jangka panjang Indonesia di level BBB atau masih kategori layak investasi (investment grade).

Salah satu pertimbangan lembaga untuk memangkas outlook Indonesia terkait dengan program pemerintah, yakni MBG. Lembaga tersebut memproyeksikan defisit anggaran 2026 sebesar 2,9 persen PDB, lebih tinggi dari target pemerintah 2,7 persen.

Tekanan belanja diperkirakan meningkat, termasuk untuk program makan bergizi gratis (MBG) yang nilainya diperkirakan mencapai 1,3 persen PDB.

Di sisi lain, Airlangga menegaskan program MBG merupakan investasi jangka panjang. Ia merujuk pada studi yang dilakukan oleh World Bank dan Rockefeller Foundation yang menyebut setiap investasi US$1 dolar di MBG dapat menghasilkan hingga US$7.

"Jadi itu adalah sebuah investasi dan banyak negara melakukan itu. Amerika pun melakukan itu. Ini adalah tantangan long term dan medium term yang tidak bisa kita menghilangkan long term hanya untuk short term," ucap Airlangga, Kamis (5/3).

[Gambas:Video CNN]

(lau/ins)

Read Entire Article
Korea International