Jakarta, CNN Indonesia --
PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melalui program PTK Goes to Campus memperluas dukungan terhadap penguatan kualitas talenta maritim Indonesia. Kegiatan ini digelar di dua perguruan tinggi vokasi pelayaran di Makassar pada 28-29 April 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan.
Program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan sekaligus ruang interaksi langsung antara industri dan dunia pendidikan vokasi. Fokus utamanya adalah peningkatan kesiapan pelaut muda menghadapi kebutuhan industri maritim global.
Komisaris Utama PTK, Subagjo H Moeljanto, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat daya saing pelaut Indonesia di tingkat global. Ia menegaskan Dewan Komisaris turut menjalankan fungsi pengawasan terhadap program tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara ini juga menjadi bagian dari TJSL PTK untuk membantu pelaut Indonesia supaya bisa lebih bersaing secara global," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4).
Pada hari pertama, Selasa (28/4), PGTC diselenggarakan di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Sebanyak 800 taruna dan taruni mengikuti kuliah umum yang dibawakan oleh dua narasumber dari PTK, Capt. Costantinus Fatlolon dan Capt. Sofyani Faisol.
Keduanya menyampaikan materi seputar aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di bidang perkapalan, sekaligus memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi industri maritim global saat ini. Sesi ini menjadi kesempatan bagi para taruna untuk memahami standar dan tantangan nyata di dunia kerja pelayaran internasional.
Pada hari kedua, Rabu (29/4), PGTC berlanjut di Politeknik Pelayaran Barombong, Makassar. Komisaris PTK Hartanto hadir dan menyoroti pentingnya adaptasi terhadap transformasi digital yang tengah mengubah wajah industri maritim.
"Digitalisasi pada industri maritim saat ini sudah sangat berkembang. Pelaut harus bisa terus mengembangkan pengetahuan, tidak hanya standar namun lebih tinggi lagi untuk bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi digital," kata dia.
Di samping kuliah umum, PTK juga memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem pembelajaran di kampus. Di PIP Makassar, PTK meresmikan fasilitas Pojok LiteraSea, sebuah sarana pembelajaran digital yang dihadirkan untuk mendukung akses taruna dan taruni terhadap pengetahuan maritim terkini.
Peresmian dilakukan oleh Direktur Operasional PTK Yudi Wibisono bersama Direktur PIP Makassar, Capt. Rudi Susanto. Komisaris Utama Subagjo H Moeljanto turut hadir dalam acara tersebut, sekaligus melakukan kunjungan kerja ke wilayah operasi bisnis PTK di Makassar.
(rir)
Add
as a preferred source on Google


















































