Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 14 Maret: Panas Lagi atau Hujan?

4 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta cerah pada Sabtu pagi (14/3). Namun, sejumlah wilayah berpotensi hujan pada siang hingga sore hari.

BMKG memprediksi cuaca cerah di pagi hari diprediksi terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Sementara Jakarta Barat dan Jakarta Selatan diperkirakan berawan dan Kepulauan Seribu diprediksi cerah berawan di Sabtu pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Antara, menjelang siang hari pada pukul 13.00 hujan ringan berpotensi mengguyur Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat.

Sementara Jakarta Pusat dan Jakarta Timur diperkirakan cerah berawan serta Jakarta Selatan diperkirakan berawan.

Hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WIB Jakarta barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Sedangkan Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprediksi cerah berawan.

Lalu pada Sabtu malam, cuaca cerah berawan diprediksi terjadi di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Untuk Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan diprediksi berawan.

Kondisi cerah dan cuaca terik sudah beberapa hari dirasakan warga Jakarta setelah pada akhir pekan sebelumnya dikepung hujan sangat lebat.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengonfirmasi kondisi tersebut dan mengungkap hasil pengamatan BMKG di beberapa titik.

"Data dari Pos Pengamatan Kemayoran, Tanjung Priok, dan Halim Perdana Kusuma menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan suhu maksimum, dari kisaran 29-30 derajat Celcius pada periode 5-8 Maret 2026 menjadi sekitar 31-33 derajat Celcius pada periode 9-11 Maret 2026," katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (12/3).

Andri menjelaskan kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor dinamika atmosfer, seperti aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang sebelumnya berada di sekitar wilayah Indonesia kini bergerak ke arah timur. Dengan demikian, pengaruh pembentukan awan hujan di wilayah Jakarta berkurang.

Selain itu, Monsun Asia juga disebut cenderung melemah, sehingga suplai massa udara lembap yang memicu pembentukan awan hujan tidak sekuat sebelumnya.

"Akibatnya, pada siang hari radiasi matahari lebih dominan sehingga suhu terasa lebih panas," terangnya.

Meski demikian, Andri menyebut kelembapan udara di wilayah Jakarta masih relatif tinggi, sehingga pembentukan awan dan hujan tetap terjadi namun tidak merata.

Ia mengatakan wilayah Jakarta secara umum masih berpotensi mengalami hujan untuk sepekan ke depan.

"Oleh karena itu, meskipun pada siang hari cuaca dapat terasa cukup terik, potensi hujan lokal pada sore atau malam hari masih tetap ada," pungkasnya.

(dmi/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International