Jakarta, CNN Indonesia --
Brimob Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan menyita ratusan butir pil terlarang dalam patroli gabungan antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Blok M dan sekitarnya pada Jumat (29/5) dini hari.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan mengatakan patroli gabungan menyisir sejumlah ruas jalan di wilayah Blok M dalam operasi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Usai apel, personel gabungan langsung bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Kebayoran Baru, mulai dari Jalan Barito, Melawai Raya, Panglima Polim, Wijaya, Iskandarsyah, hingga Pattimura," kata Yuni.
Patroli menyasar potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran warga, geng motor, serta kejahatan jalanan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C.
"Dalam rangkaian patroli tersebut, petugas menggelar razia kendaraan di kawasan perempatan ASEAN, Kebayoran Baru, sekitar pukul 01.10 WIB," ujar Yuni.
Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati sejumlah pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat kendaraan. Selain itu, polisi juga menyita minuman keras jenis Intisari serta ratusan obat terlarang dengan rincian 70 butir Reklona, 563 butir Alprazolam, dan 310 butir Trihex.
Para pengendara yang kedapatan membawa barang-barang terlarang itu langsung diamankan oleh anggota Polres Metro Jakarta Selatan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan keterlibatan personel Brimob dalam patroli gabungan tersebut merupakan wujud dukungan nyata kepada jajaran kewilayahan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
"Personel Brimob turut memperkuat patroli gabungan bersama Polres Metro Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi kepolisian untuk mencegah gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hingga dini hari," ucap Henik.
Dia menambahkan patroli berskala preventif itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memetakan serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
"Brimob hadir mendukung jajaran kewilayahan, baik dalam patroli mobil maupun pemeriksaan selektif. Semua dilakukan secara terukur, humanis, dan sesuai prosedur," tegas Henik.
Polisi turut mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor melalui Call Center 110 apabila melihat atau menemukan indikasi tindak kriminalitas serta gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar mereka.
(antara/wis)
Add
as a preferred source on Google


















































