CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2026 06:45 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa ciri-ciri anak depresi yang perlu diperhatikan orang tua. (iStock/rudi_suardi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tak cuma orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami depresi. Apa saja ciri-ciri anak depresi?
Depresi sendiri merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan perasaan sedih. Bukan cuma sedih biasa, perasaan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap anak akan mengalami pasang surut emosi. Namun, bagi sebagian anak, perasaan sedih selama lebih dari beberapa pekan dapat menjadi tanda depresi.
Mengutip laman Cleveland Clinic, depresi dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan anak, mulai dari kebiasaan tidur, nafsu makan, hingga relasi si kecil dengan orang lain. Depresi juga bisa membuat anak malas sekolah atau melakukan hobi yang sebelumnya disukai.
Sekitar 3 persen dari anak dan remaja berusia 3-17 tahun mengalami depresi. Namun, kondisi ini lebih umum terjadi pada remaja dibandingkan anak.
Ada beberapa jenis depresi pada anak. Yang paling umum adalah gangguan depresi mayor.
Pada kondisi tersebut, anak akan merasa sedih, putus asa, dan mudah marah. Mereka juga bakal sulit untuk tertidur atau sebaliknya, terlalu banyak tidur.
Ciri-ciri anak depresi
Depresi pada anak sering kali sulit dideteksi. Orang tua perlu waspada jika anak mengalami perubahan seperti berikut, menukil Kids Health.
1. Terlihat sedih
Seorang anak akan terlihat sedih, kesepian, tidak bahagia atau mudah marah. Kondisi ini dapat berlangsung selama berminggu-minggu hingga hitungan bulan.
Anak juga mungkin akan lebih mudah menangis atau lebih banyak tantrum daripada biasanya.
2. Kritis terhadap diri sendiri
Anak-anak yang mengalami depresi akan lebih banyak mengeluh. Mereka juga kerap mengkritik dirinya sendiri.
3. Tidak berenergi
Depresi dapat menguras energi anak. Depresi bisa membuat si kecil terlihat kurang semangat dalam belajar di sekolah dibandingkan sebelumnya.
Tak cuma itu, mengerjakan tugas-tugas pun bisa jadi terasa sangat berat bagi anak yang mengalami depresi. Anak juga jadi tampak lelah, mudah menyerah, dan tak mau berusaha.
4. Tidak menikmati agenda bermain
Anak umumnya akan menyukai agenda bermain. Tapi, bagi anak yang mengalami depresi, bermain atau bersenang-senang bersama teman berubah jadi hal yang menyebalkan.
Mereka mungkin saja tak mau lagi melakukan hal-hal yang dulu disukai.
5. Perubahan pola tidur dan makan
Saat mengalami depresi, anak boleh jadi tak tidur nyenyak atau tampak lelah meski sudah cukup tidur. Beberapa anak juga bisa mengalami penurunan nafsu makan. Sementara beberapa lainnya bisa makan berlebihan.
6. Sakit dan nyeri
Beberapa anak bisa mengalami sakit perut atau nyeri lainnya. Tak sedikit juga anak yang harus absen ke sekolah karena tak enak badan akibat depresi yang dialaminya.
Selain itu, mengutip laman National Health Security (NHS) Inggris, anak yang mengalami depresi juga tak punya kemampuan untuk berkonsentrasi, malas bersosialisasi, ragu-ragu, hingga mendadak merasa tak percaya diri.
Apa yang harus dilakukan orang tua?
Ilustrasi. Ciri-ciri anak depresi biasanya terlihat samar. (iStock/Nuttawan Jayawan)
Jika menduga si kecil mengalami depresi, penting bagi Anda untuk melakukan beberapa langkah.
Raising Children Network menyarankan orang tua untuk mendapatkan bantuan profesional. Bantuan psikolog bisa membantu mengobservasi apa yang sebenarnya terjadi pada si kecil.
Di luar itu, orang tua juga bisa membantu mengelola depresi pada anak di rumah. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Berikat banyak perhatian positif, seperti meluangkan waktu untuk anak.
2. Dorong anak untuk melakukan sesuatu yang biasanya disukai.
3. Berikan anak asupan makanan yang sehat.
4. Beri pujian jika si kecil telah mencoba sesuatu yang baru. Hal ini dapat membangun kepercayaan diri dan harga diri anak.
5. Buat rutinitas keluarga bersama, seperti berolahraga hingga bersantai.
6. Latih si kecil untuk melakukan teknik pernapasan dan relaksasi otot.
Dengan memahami ciri-ciri anak depresi di atas, orang tua bisa melakukan langkah selanjutnya untuk mencegahnya makin parah.
(asr)
Add
as a preferred source on Google


















































