Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sidang sebagai saksi, setelah dua bulan perang Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Sementara itu AS mengeklaim telah mencegat sebuah kapal tanker yang membawa minyak mentah ke pelabuhan Iran akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Kamis (30/4).
Netanyahu Hadiri Sidang di Pengadilan usai 2 Bulan Perang, Kasus Apa?
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sidang di pengadilan pada Selasa (28/4), terkait tuduhan korupsi.
Netanyahu hadir sebagai saksi di Pengadilan Distrik Tel Aviv untuk ke-81 kalinya, sejak persidangan dimulai pada tahun 2020 lalu terkait tuduhan korupsi yang menjeratnya.
Netanyahu memberikan kesaksian untuk Kasus 4000 di mana dia dituduh melakukan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.
Main Wayang Kulit di Malay Heritage Center, PM Wong Diserbu Netizen RI
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong diserbu netizen Indonesia gara-gara menyebut wayang kulit ikut membentuk budaya Melayu Singapura.
Di akun Instagramnya, Wong mengunggah video tengah memainkan wayang kulit Semar di Pusat Warisan Budaya Melayu, Singapura.
"Temukan seni wayang kulit dan saksikan langsung di Pusat Warisan Budaya Melayu," demikian tulis Wong dalam caption unggahan video singkatnya.
"[Salah satu pameran terbaru di Pusat tersebut, mencerminkan bagaimana pengaruh dari seluruh nusantara telah menyatu untuk membentuk budaya Melayu Singapura kita]," lanjut Wong.
Sontak, unggahan tersebut langsung diserbu netizen yang mayoritas berasal dari Indonesia. Kebanyakan mencoba menjelaskan bahwa wayang kulit terutama tokoh Semar merupakan seni yang berasal dari Indonesia, terutama dari budaya Jawa.
Kapal Tanker Bawa Minyak Iran Putar Balik usai Diusir Kapal Perang AS
Kapal perang Amerika Serikat kembali mencegat sebuah kapal tanker minyak mentah yang berlayar ke pelabuhan Iran akhir pekan lalu.
"Kapal perusak rudal berpemandu USS Rafael Peralta (DDG 115) menegakkan blokade AS terhadap pelabuhan Iran, terhadap M/T Stream setelah kapal itu mencoba berlayar ke pelabuhan Iran," demikian pernyataan CENTCOM.
CENTCOM menyebut insiden itu terjadi pada Minggu (26/4), namun tidak memberikan detail lebih lanjut, termasuk lokasi atau bagaimana mereka mengetahui kapal M/T Stream berlayar ke pelabuhan Iran. Menurut data di situs web Marine Tracker, kapal tersebut adalah kapal tanker bermuatan minyak mentah.
Pekan lalu, militer AS juga mencegat tiga kapal tanker berbendera Iran di perairan dekat Indonesia. Tiga kapal itu kemudian dialihkan jalurnya dari posisi semula di dekat India, Malaysia, dan Sri Lanka.
(tim/dna)
Add
as a preferred source on Google


















































