Menkop Beri Update Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih

5 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan proses rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah memasuki tahap akhir seleksi dan segera berlanjut ke pelatihan.

Para calon manajer ditargetkan mulai ditempatkan di koperasi desa pada Agustus 2026 untuk mendukung operasional program tersebut.

"Kami sekarang pada saat yang sama sedang melakukan proses rekrutmen manajer-manajer Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih karena memang menyangkut aspek profesionalitas untuk bisa mengelola Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Akhir Juli sudah selesai, sekarang tahap seleksinya sudah selesai dan memasuki tahap persiapan pelatihan," kata Ferry dalam wawancara dengan CNN Indonesia, Selasa (2/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ferry, pemerintah merekrut sekitar 35 ribu tenaga pengelola koperasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.000 manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

"Kita kemarin merekrut sekitar 35 ribu manager Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang dibagi 30 ribunya itu untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, 5.000-nya adalah sebagai manager di Kampung Nelayan Merah Putih," ujarnya.

Ia menjelaskan para calon manajer yang lolos seleksi saat ini tengah dipersiapkan untuk mengikuti pelatihan sebelum ditempatkan di lapangan.

"Nanti ini sekarang masuk tahap seleksinya sudah selesai. Sekarang mau memasuki tahap persiapan pelatihan bagi calon manajer-manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang insya Allah nanti Agustus akan ditempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Ferry menyebut kebutuhan manajer profesional menjadi bagian penting dalam tahap operasionalisasi Kopdes Merah Putih yang kini mulai berjalan.

Menurut dia, pengelolaan koperasi tak hanya mencakup aktivitas ritel, tetapi juga berbagai layanan lain yang membutuhkan sumber daya manusia terlatih.

Selain menjual barang kebutuhan pokok dan barang subsidi seperti LPG 3 kilogram, pupuk, minyak goreng, dan beras, Kopdes Merah Putih juga akan mengelola gerai obat dan klinik, lembaga keuangan mikro, hingga layanan logistik.

Karena itu, kata Ferry, proses operasionalisasi tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga penyiapan model bisnis, digitalisasi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Di sisi pembangunan, Ferry mengatakan hingga saat ini sekitar 11.030 bangunan Kopdes Merah Putih telah selesai 100 persen, lengkap dengan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung lainnya. Sementara sekitar 23 ribu bangunan lainnya masih dalam tahap pembangunan.

"Yang sudah selesai 100 persen pembangunan fisik, gudang, gerai serta alat kelengkapannya per hari ini update-nya sekitar 11.030 bangunan fisik yang 100 persen sudah selesai. Tapi yang sedang dibangun sudah ada sekitar 23 ribuan bangunan fisik," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Ribuan koperasi tersebut menjadi proyek percontohan sebelum implementasi yang lebih luas.

Pemerintah menargetkan sedikitnya 20 ribu Kopdes Merah Putih dapat diluncurkan pada Agustus mendatang dengan kesiapan tidak hanya dari sisi bangunan fisik, tetapi juga operasional.

"Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden (Prabowo), rencananya bulan Agustus nanti kita bisa me-launching sekitar minimal 20 ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mudah-mudahan tidak hanya siap bangunan fisik, gudang dan gerainya serta alat kelengkapannya tetapi juga siap untuk operasionalisasi," ujar Ferry.

Ia menambahkan keberhasilan Kopdes Merah Putih nantinya diukur dari kemampuan koperasi menghasilkan keuntungan, menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, serta menghadirkan layanan pembiayaan dengan bunga rendah bagi masyarakat desa.

Program rekrutmen manajer Kopdes sebelumnya mendapat respons tinggi dari masyarakat. Pemerintah mencatat jumlah pendaftar mencapai 383.830 orang untuk memperebutkan 35.476 formasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes dan 5.476 pengelola KNMP.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan para peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian selama sekitar dua bulan sebelum resmi menjalankan tugas di lapangan.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengungkapkan manajer Kopdes akan berstatus pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara pada masa penugasan awal.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Korea International