Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2).
Selain Menhan Hatami, komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammed Pakpour juga diyakini tewas dalam serangan Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi ini diungkap dua sumber yang mengetahui operasi militer Israel dan satu sumber regional, seperti diberitakan Reuters.
Meski demikian belum ada konfirmasi resmi mengenai kematian dua pejabat Iran tersebut.
Hingga kini Iran masih terus melancarkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Menurut laporan AFP, ledakan masih terus berlanjut di Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Arab Saudi.
Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan pihaknya akan terus meluncurkan serangan untuk membela tanah air dan menghadapi agresi musuh.
"Sekarang rakyat Iran bangga karena telah melakukan segala yang diperlukan untuk mencegah perang. Sekarang saatnya untuk membela tanah air dan menghadapi agresi militer musuh," demikian pernyataan Kemlu Iran.
"Sebagaimana kami siap untuk bernegosiasi, kami lebih siap dari sebelumnya untuk membela diri. Angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan menanggapi para agresor dengan otoritas," lanjut pernyataan tersebut.
(dna)

















































