Mengapa Witan hingga Adrian Dipanggil ke Timnas Indonesia?

5 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Masuknya nama-nama seperti Witan Sulaeman Adrian Wibowo di dalam skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 memantik pertanyaan.

Mengapa pemain yang jarang main bersama klub dalam kompetisi, tetap dipanggal ke Timnas? Padahal ada sejumlah nama yang bisa menjadi opsi jika acuannya menit main di kompetisi.

Musim ini Witan sudah melakoni 15 pertandingan. Dari 15 laga ini, hanya enam kali sebagai starter. Sisanya sebagai pengganti. Total menit main Witan adalah 726. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang menjadi sorotan, jam main Witan pada 2026 ini terbilang minim. Setelah tampil tiga kali pada Januari, pemain yang pernah membela klub Slovakia itu hanya sekali main pada Februari.

Witan tidak dimainkan dalam empat pertandingan beruntun. Pria 24 tahun ini hanya duduk di bangku cadangan selama Februari. Dengan latar belakang ini, mengapa Witan tetap dipanggil?

TIdak hanya Witan, pemanggilan Muhammad Ferarri juga menimbulkan pertanyaan. Pasalnya menit main pemuda 22 tahun ini cuma 12 kali sepanjang musim ini.

Ferarri bahkan tidak masuk daftar susunan pemain Bhayangkara FC dalam enam laga beruntun. Ferarri terakhir kali tampil dalam Super League saat melawan Persita pada 24 Januari 2025. 

Selain itu ada nama Adrian Wibowo yang juga kunjung dapat menit bermain Los Angeles FC. Kalau jam terbang jadi acuan, kualitas Malik Risaldi bisa dikomparasi.

Masuknya nama Victor Dethan yang diplot sebagai gelandang bertahan juga bisa diperdebatkan. Pasalnya, untuk posisi ini ada Rivaldo Pakpahan yang performanya sedang gemilang. 

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Herdman soal pemanggilan pemain-pemain ini. Yang pasti Herdman punya pandangan sendiri tentang pemain yang dibutuhkan.

[Gambas:Video CNN]

(abs/sry)

Read Entire Article
Korea International