Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin mengungkap Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) sudah bisa melewati Stasiun Bekasi Timur usai insiden kecelakaan kereta pada Senin lalu (27/4).
Bobby mengatakan jalur hilir telah dibuka sejak pukul 01.30 WIB dan sudah bisa dilalui kereta jarak jauh dari arah timur. Sementara, jalur hulu juga telah dibersihkan dari puing-puing dan dinyatakan aman untuk perjalanan terbatas.
"Kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam di stasiun ini," kata Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pun menargetkan layanan kereta rel listrik (KRL) lintas Bekasi-Cikarang dapat kembali beroperasi pada siang hari ini.
Pembukaan layanan disebut menunggu hasil clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Dudy mengatakan saat ini masih dilakukan tahap persiapan uji coba rel, persinyalan, serta sistem kelistrikan. Ia menegaskan pembukaan kembali layanan akan dilakukan setelah dinyatakan aman.
"Apabila sudah ada clearance dari KNKT, siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi," kata Dudy.
Ia menekankan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembukaan kembali layanan ini.
"Yang paling utama adalah keselamatan. Itu yang paling penting yang ingin kami tekankan kepada PT KAI dalam mempersiapkan pembukaan kembali Stasiun Bekasi Timur," ujarnya.
(dhz/pta)
Add
as a preferred source on Google


















































