Kemenkop Sinergi dengan MUI, Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

1 hour ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjalin sinergi terkait memberdayakan ekonomi umat melalui koperasi. Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama pada Selasa (7/4) menandai langkah strategis kedua pihak untuk memperkuat peran koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi berbasis umat.

Menteri Koperasi (Menkop), Fery Juliantono optimistis bahwa kerja sama ini merupakan pintu yang membuka kolaborasi intensif di masa depan. Menurutnya, program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih (KDMP) sangat layak dan ideal untuk diposisikan sebagai lembaga ekonomi yang dapat mengoptimalkan pemberdayaan ekonomi dari level paling bawah, yaitu desa.

"Program Kopdes/Kel Merah Putih ini adalah pengejawantahan dari Asta Cita Bapak Presiden yaitu membangun dari desa dan dari bawah. Ketika kita melakukan itu banyak ditemui masalah yang sifatnya mendasar sehingga ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan yang harus diselesaikan melalui koperasi," kata Menkop Ferry di Kantor Pusat MUI Jakarta, Selasa (7/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sinergi ini, MUI yang menaungi sekitar 87 ormas Islam diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh potensinya untuk membangun ekonomi umat melalui koperasi-koperasi eksisting ataupun terlibat dalam pemberdayaan dan pengembangan Kopdes/Kel Merah Putih.

"Kami berharap MUI semakin memperkuat dakwah ekonominya dan terus mendorong agar umat Islam bisa punya pabrik sendiri. Kita punya kekuatan dan sumber daya yang sangat besar sehingga ini menjadi momentum kita semua untuk masuk di sektor riil," kata Ferry.

Menkop meyakini, kolaborasi dengan MUI akan dapat memperkuat ekosistem ekonomi umat berbasis koperasi, serta memperluas partisipasi masyarakat menjadi anggota koperasi. Menurutnya, koperasi bisa menjadi instrumen utama dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Gerai-gerai Kopdes/Kel Merah Putih yang saat ini diakselerasi pembangunan fisiknya disebut Ferry disiapkan untuk membantu pemasaran dari produk-produk yang dihasilkan dari masyarakat atau UMKM di bawah naungan MUI.

Ia memastikan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi offtaker dari seluruh produk masyarakat desa serta menjadi lembaga ekonomi umat untuk memastikan seluruh program dan bantuan pemerintah pusat dapat tersalurkan tepat sasaran.

"Kami akan prioritaskan produk lokal apalagi yang diproduksi oleh Ormas Islam setelah dikurasi dan diinkubasi oleh LPDB dapat didistribusikan melalui gerai-gerai Kopdes. Jadi jangan takut untuk tidak terserap, kita akan tempatkan produknya di rak paling depan," ucap Ferry.

Untuk itu, Ferry berharap dukungan optimal dari seluruh pihak, khususnya MUI, agar program strategis nasional yaitu Kopdes/Kel Merah Putih dapat berjalan dan beroperasi secara optimal. Bersama dengan MUI dan juga Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Kemenkop berkomitmen untuk memastikan target pengembangan ekonomi umat dapat tercipta melalui ekosistem koperasi.

"Mudah-mudahan ini menjadi langkah kita bersama, mohon dukungannya karena tugas membangun Koperasi Desa ini tidak ringan dan semoga koperasi ini bisa bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Ferry.

Wakil Ketua Umum MUI, M. Cholil Nafis menyatakan menyambut baik penandatanganan MoU bersama Kemenkop. Ia menilai hal ini sebagai langkah nyata pemberdayaan ekonomi umat.

Menurut Cholil, prinsip kerja sama yang disepakati harus berpedoman pada konsep ta'awun (saling tolong menolong), kemudian takaful (saling melindungi).

"Alhamdulillah kita ketemu untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman. Mari kita wujudkan kesepahaman ini dengan ta'awun dan takaful untuk membangun negeri," ujarnya.

Cholil turut menyoroti fakta bahwa umat Islam memiliki jumlah penduduk besar, namun kontribusi ekonomi syariah masih rendah sehingga diperlukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional.

Untuk itu, koperasi diyakini sebagai instrumen yang tepat untuk memberdayakan umat khususnya bagi organisasi-organisasi masyarakat (ormas) islam. Melalui Koperasi, ekonomi syariah dan ekosistem halal dapat dioptimalkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Insyaallah ormas yang tergabung di MUI siap mendukung agar program prioritas Presiden bisa dijalankan dengan baik khususnya koperasi desa merah putih dengan melibatkan ormas," pungkas Cholil.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International