Jakarta, CNN Indonesia --
Luis Enrique takjub dengan ritme pertandingan PSG vs Bayern Munchen yang berakhir 5-4 pada leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (29/4) dini hari WIB.
Sang pelatih PSG tak hanya memuji penampilan anak asuhnya di Parc des Princes. Ia juga mengakui Bayern sebagai tim tangguh yang sulit dikalahkan.
"Saya belum pernah menyaksikan pertandingan dengan ritme seperti ini sebelumnya. Anda harus memberikan selamat kepada tim lawan dan para pemain kami," kata Enrique di laman resmi UEFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim tamu Bayern Munchen sempat memimpin lebih dulu lewat gol penalti Harry Kane. Namum, PSG berbalik unggul 2-1 lewat gol Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves sebelum disamakan Michael Olise 2-2.
Ousmane Dembele kemudian membawa Les Parisiens kembali memimpin 3-2 pada masa injury time babak pertama.
Memasuki babak kedua, pertandingan kembali berlangsung menegangkan. PSG mampu memperlebar keunggulan jadi 5-2 berkat gol Kvaratskhelia dan Dembele. Akan tetapi Bayern mampu memperkecil kedudukan jadi 4-5 lewat gol-gol Dayot Upamecano dan Luis Diaz.
"Ketika Anda unggul 5-2 seperti itu, tim lawan mengambil risiko sangat besar dan mereka adalah tim papan atas," ujar Enrique menambahkan.
Pelatih asal Spanyol itu sadar bahwa skor ketat 5-4 membuat persaingan menuju ke final masih terbuka lebar bagi kedua tim. Tim raksasa Bundesliga bakal tampil lebih ngotot untuk meraih kemenangan pada leg kedua di Munich.
"Pertandingan ini sulit dan leg kedua juga bakal menyulitkan. Anda harus menikmatinya dan juga menyadari bahwa ini pertandingan ketiga Bayern yang berujung kekalahan sepanjang musim ini," ujarnya.
Kendati demikian, Enrique tak gentar. Ia bertekad mengusung kemenangan di kandang lawan dengan target mencetak tiga gol.
"Saya bertanya kepada staf saya berapa banyak gol yang menurut kami harus dicetak [di leg kedua], dan kami sepakat mencetak tiga gol," tegas Enrique.
Mantan pelatih timnas Spanyol itu mencoba melecut motivasi anak asuhnya tentang kenangan juara Liga Champions musim lalu yang digelar di Stadion Allianz Arena, Munich.
"Ini adalah stadion yang membawa begitu banyak kenangan indah bagi kami karena berhasil memenangkan Liga Champions pertama kami di sana."
"Bayern akan berada di sana bersama para pendukung mereka namun kami akan menunjukkan mentalitas yang sama. Kami akan memenangkan pertandingan ini," tutur Enrique.
(jun/jun/jal)
Add
as a preferred source on Google


















































