Kapal Kargo Thailand Dibom di Selatan Hormuz, 3 Kru Hilang

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah kapal kargo milik Thailand diserang dari udara di Selat Hormuz hingga terbakar pada Rabu (11/3). Sekitar 20 kru diselamatkan oleh pelaut militer Oman, dan tiga masih hilang.

Hal itu diungkap perwakilan resmi Angkatan Laut Thailand Laksamana Muda Parach Rattanachaiphan.

"Kapal kargo Thailand Mayuree Naree, dengan bobot 30.000 ton, diserang dari udara pada Rabu pagi setelah meninggalkan pelabuhan Khalifa di Uni Emirat Arab (UEA). Serangan terjadi saat kapal melintasi Selat Hormuz dan terjadi kebakaran hebat di buritan kapal," kata Rattanachaiphan dikutip dari Reuters.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pusat Operasi Angkatan Laut Thailand langsung menghubungi Angkatan Laut Oman dan Kedutaan Besar Thailand di Oman, setelah mendapat informasi soal serangan tersebut melalui saluran angkatan laut internasional, guna melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

"Hingga kini, Angkatan Laut Oman telah menyelamatkan 20 dari 23 pelaut dari atas kapal tersebut. Operasi penyelamatan untuk tiga orang lain yang tersisa masih berlangsung," katanya.

Sebanyak 20 awak kapal Thailand yang diselamatkan itu telah dibawa ke daratan Oman guna memastikan kondisi mereka. Sementara itu, sumber dan penyebab serangan masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

Pihak Garda Revolusi Iran (IRGC) dikabarkan mengaku bertanggung jawab atas serangan ke kapal milik Thailand itu. IRGC menyebut kapal Thailand itu mengabaikan peringatan.

Kementerian Luar Negeri Thailand menyerukan de-eskalasi dan perundingan ulang seiring meningkatnya ketegangan selama perang AS-Israel vs Iran.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut menekankan pentingnya menghormati Piagam PBB dan hukum internasional, termasuk perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil.

Setidaknya 12 insiden yang melibatkan kapal di atau dekat Selat Hormuz telah tercatat sejak perang dimulai, menurut pelacak maritim, sementara Organisasi Maritim Internasional mengatakan setidaknya tujuh pelaut telah tewas.

(har)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International