JPE Siap Tempur di Proliga 2026, Mau Back to Back Juara

1 day ago 5

CNN Indonesia

Selasa, 06 Jan 2026 07:20 WIB

Tim Voli Putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menyatakan siap tempur dalam Proliga 2026 dan bertekad mempertahankan gelar juara pada musim ini. Jakarta Pertamina Enduro bertekad mempertahankan gelar juara di Proliga 2026. (CNN Indonesia/Ade Zahra)

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Voli Putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menyatakan siap tempur dalam Proliga 2026 dan bertekad mempertahankan gelar juara pada musim ini.

JPE resmi memperkenalkan skuad yang akan berlaga di Proliga 2026 di Gedung Oil Center, Jakarta, Senin (5/1).

Acara pengenalan tim ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Enduro untuk membawa semangat juara sekaligus mengenalkan komposisi skuad terbaru kepada publik, dengan tagline andalan "Juaranya Indonesia."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro menatap musim baru dengan kesiapan yang lebih matang. Chef de Mission JPE, Werry Prayogi, menegaskan tantangan mempertahankan gelar jauh lebih berat dibandingkan saat mengejar gelar juara.

"Mempertahankan lebih sulit. Itu yang membuat kami bersiap lebih cermat dan matang. Mulai dari persiapan pemain, manajemen, sarana prasarana, hingga dukungan finansial. Saya nyatakan tim kami sudah siap," ujar Werry dalam konferensi pers.

Di sisi teknis, JPE kembali mempercayakan tim kepada pelatih asal Turki Bulent Karslioglu yang sukses membawa gelar juara musim lalu. Ia menekankan pembentukan karakter, sistem permainan, dan kekuatan mental sebagai fondasi menghadapi kompetisi yang ketat.

Pada Proliga 2026 JPE kembali mengandalkan kombinasi senior dan junior. Musim ini, Jakarta Pertamina Enduro diperkuat 19 pemain, terdiri dari 17 pemain lokal dan dua pemain asing.

Seluruh pemain lokal direkrut dari berbagai klub nasional seperti TNI AL, Bank Jatim, Vita Solo, O2C, hingga Bharata Muda. Kapten tim Tisya Amallya Putri tetap dipercaya mengatur permainan dari posisi setter, didampingi sejumlah pemain muda di berbagai posisi.

Di sektor serang, kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi sebagai opposite hitter menjadi sorotan utama. Werry menyebut Megawati sebagai "anak yang hilang" yang pulang dan memperkuat tim. Kembalinya Megawati ke Proliga dinilai memberi tambahan kualitas sekaligus pengalaman internasional bagi skuad yang dihuni perpaduan pemain senior dan junior.

Guna menambah kekuatan di lini serang, dua pemain asing, Yana Shcherban dan Wilma Salas, didatangkan JPE guna melengkapi posisi outside hitter.

[Gambas:Video CNN]

(ade/sry)

Read Entire Article
Korea International