Israel Terus Serang Lebanon Saat AS-Iran Negosiasi Damai

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Israel terus menyerang Lebanon meski negosiasi damai sedang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Iran di Pakistan. Serangan terbaru pada Minggu (12/4) telah menewaskan belasan orang.

Berdasarkan laporan Al Jazeera, enam orang tewas di Maaroub di selatan distrik Tyre dan lima terbunuh di Qana.

Al Jazeera yang mengutip keterangan National News Agency (NNC) juga menjelaskan serangan Israel terjadi di kota Bazouriyeh, Qalila, Bafliyeh dan Qlawiya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pada Sabtu malam agresi Israel di Tefahta telah menewaskan 13 orang.

Militer Israel juga mengeklaim telah menyerang 'peluncur roket yang sudah terisi dan siap diluncurkan' pada Sabtu malam. Peluncur roket itu dikatakan hancur sebelum bisa menarget Israel.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan setidaknya 2.020 orang terbunuh dan 6.436 lainnya terluka karena serangan Israel sejak 2 Maret.

Dari seluruh korban itu, 165 orang di antaranya adalah anak, 248 wanita dan 85 tenaga medis.

Pada serangan Sabtu, militer Israel dikatakan membunuh 97 orang dan melukai 133 orang.

Hizbollah mengatakan melakukan serangan drone ke prajurit di pemukiman ilegal Israel di Yir'on.

"Tanggapan ini akan berlanjut hingga agresi Israel-Amerika terhadap negara dan rakyat kami berhenti," kata Hizbollah dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram mereka.

(fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International