Indosat Bersiap Ikut Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Indosat Ooreedoo Hutchison (IOH) menyatakan tengah bersiap untuk mengikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang telah dibuka oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

"Kami sedang bersiap untuk memastikan kami berpartisipasi pada keduanya, 2,6 GHz dan 700 MHz," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat, dalam Public Expose di Kantor Indosat, Selasa (5/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Vikram menyatakan apresiasi terhadap Komdigi karena telah menyelenggarakan lelang dengan cara yang sangat ilmiah.

"Mereka telah membuat blok, dan biaya spektrum serta harga reservasi pun telah turun, yang tentu saja menguntungkan bagi ekonomi digital," tambahnya.

Menurut Vikram, harga spektrum frekuensi di Indonesia adalah yang termahal di Indonesia. Dengan demikian, koreksi harga yang terjadi saat ini dinilai akan membantu ekonomi digital dan ekonomi AI, yang sangat penting untuk Indonesia.

Terpisah, Komdigi telah menyebut tiga operator seluler (opsel), yakni XLSmart, Indosat, dan Telkomsel telah melakukan melakukan pengambilan akun e-Auction untuk kebutuhan lelang frekuensi tersebut.

"Selanjutnya Penyelenggara Telekomunikasi tersebut yang telah mendapatkan akun sistem e-Auction dapat melakukan pengunduhan Dokumen Seleksi. Penyelenggara Telekomunikasi dapat mempelajari Dokumen Seleksi dan menyiapkan daftar pertanyaan jika terdapat substansi Dokumen Seleksi yang kurang dipahami setelah melakukan pengunduhan Dokumen Seleksi melalui sistem e-Auction," tulis Komdigi dalam pengumumannya, Selasa (5/5).

Proses tersebut memiliki tenggat waktu hingga 7 Mei mendatang.

Lebih lanjut, Calon Peserta Seleksi dapat menyampaikan pertanyaan tertulis tentang isi Dokumen Seleksi melalui surat resmi dalam bentuk format file .pdf yang wajib ditandatangani oleh Direktur Utama/CEO/Presiden Direktur atau Direktur yang diberikan kewenangan berdasarkan anggaran dasar perusahaan dan disampaikan paling lambat pada Jumat, 8 Mei pukul 15.00 WIB melalui sistem e-Auction.

Sebagai informasi, lelang pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengoptimalisasi sumber daya spektrum frekuensi untuk mendorong perluasan jangkauan dan peningkatan kualitas layanan mobile broadband di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam lelang ini, pita frekuensi 700 MHz yang ditawarkan berada dalam rentang 703-738 MHz (uplink) berpasangan dengan 758-793 MHz (downlink) dengan total lebar pita sebesar 70 MHz (2x35 MHz).

Sementara itu, pita frekuensi 2,6 GHz yang ditawarkan berada dalam rentang 2500-2690 MHz dengan total lebar pita sebesar 190 MHz.

Peserta yang memenangkan lelang nantinya wajib memenuhi sejumlah komitmen pembangunan dan operasional, salah satunya penyediaan layanan akses internet mobile broadband dengan standar teknologi minimal Long Term Evolution (4G) pada desa/kelurahan yang telah ditentukan.

Selain itu, pemenang juga wajib menyediakan layanan internet dengan standar teknologi International Mobile Telecommunications-2020 (5G) pada kota/kabupaten sesuai Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital.

(lom/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International