Jakarta, CNN Indonesia --
Para pemain Tottenham Hotspur harus siap menghadapi kemungkinan pemotongan gaji andai mereka terkena degradasi di Liga Inggris musim ini.
Tottenham menelan kekalahan di markas Fulham dengan skor 1-2. Kekalahan itu membuat Tottenham belum beranjak dari papan bawah.
Tottenham ada di peringkat 16 hanya dengan koleksi 29 poin. Tottenham hanya unggul empat angka dari West Ham United yang menghuni batas atas zona degradasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi itu membuat Tottenham harus mulai realistis untuk melihat peluang mereka musim ini. Pembicaraan tentang kemungkinan degradasi juga harus mulai dilakukan.
Berdasarkan laporan yang beredar, dikutip dari One Football, pemain Tottenham harus siap menerima kemungkinan pemotongan gaji andai mereka terkena degradasi. Hal tersebut terbilang realistis mengingat pendapatan yang bakal jauh berkurang jika tak lagi main di kasta tertinggi.
Andai terlempar ke divisi Championship, Tottenham bakal kehilangan pendapatan sekitar 260 juta poundsterling dalam setahun. Kondisi itu jelas membuat struktur gaji yang ada menjadi tak ideal.
Alhasil, pemain-pemain harus siap menerima pemotongan gaji. Sejumlah pemain yang masuk dalam kategori pemain dengan gaji tinggi adalah Xavi Simons, Cristian Romero, James Maddison, Conor Gallagher, Randal Kolo Muani, dan Mohamed Kudus.
Padahal dengan materi pemain yang ada seperti disebut di atas, Tottenham tak selayaknya ada di papan bawah. Mereka seharusnya bersaing di papan atas, atau setidaknya aman di zona 10 besar.
Menariknya, Tottenham tetap tampil impresif di Liga Champions musim ini. Mereka lolos langsung ke 16 besar karena mengakhiri fase liga di zona delapan besar. Saat ini mereka tengah bersiap menghadapi Atletico Madrid.
(ptr/rhr)

















































