DPR Uji Kelayakan Calon DK OJK Pekan Ini, Dibawa ke Paripurna Lusa

5 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pekan ini.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan uji dilakukan setelah pimpinan DPR menerima surat dari Presiden Prabowo Subianto pada Senin (9/3) kemarin.

"Sidang Dewan yang terhormat, hadirin yang kami muliakan. Perlu kami beritahukan bahwa pimpinan dewan telah menerima surat dari Presiden Republik Indonesia nomor R-09 tanggal 9 Maret 2026, hal calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK," kata Puan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puan kemudian meminta persetujuan fraksi-fraksi agar pembahasan calon anggota Dewan Komisioner OJK ditugaskan kepada Komisi XI DPR RI. Usulan tersebut disetujui oleh peserta rapat paripurna.

"Kami meminta persetujuan fraksi-fraksi terhadap pembahasan calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut ditugaskan kepada Komisi XI DPR RI. Apakah dapat disetujui?" ujarnya.

Setelah itu, Puan juga meminta persetujuan agar hasil uji kelayakan tersebut dibawa dalam rapat paripurna pada Kamis (12/3) untuk pengambilan keputusan. Peserta rapat kembali menyatakan setuju.

"Selanjutnya kami juga meminta persetujuan fraksi-fraksi terhadap laporan Komisi XI DPR RI atas pembahasan uji kelayakan fit and proper test calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut dilanjutkan dengan pengambilan keputusan yang akan diagendakan pada rapat paripurna hari Kamis, 12 Maret 2026. Apakah dapat disetujui?" kata Puan.

Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti Anggota Dewan Komisioner OJK sebelumnya telah merilis 20 nama kandidat yang lolos seleksi tahap pertama.

Berdasarkan pengumuman resmi Pansel pada Rabu (4/3), yang lolos tahap awal ini adalah nama-nama yang selama ini sudah berkecimpung di industri keuangan, seperti Friderica Widyasari dan Hasan Fawzi yang saat ini menjabat sebagai anggota OJK hingga Komisaris Utama Danantara Investment Management Pahala N Mansury.

Seleksi tersebut dilakukan setelah tiga pejabat tinggi OJK mengundurkan diri pada akhir Januari 2026. Tiga posisi yang kosong itu nantinya akan diisi melalui proses seleksi tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(lau/sfr)

Read Entire Article
Korea International