Jakarta, CNN Indonesia --
Final Campeonato Miniero yang dimenangkan Cruzeiro diwarnai dengan insiden kartu merah brutal kepada 23 orang, Senin (9/3) pagi.
Duel Cruzeiro vs Atletico Mineiro dalam final Campeonato Miniero itu berlangsung di Stadion Belo Horizonte.
Cruzeiro jadi juara Campeonato Miniero berkat gol semata wayang Kalo Jorge pada menit ke-60. Memasuki detik-detik akhir pertandingan kekacauan terjadi hingga berujung perkelahian massal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Gazeta Express berdasarkan laporan wasit, keributan bermula setelah benturan kiper Atletico, Everson, dengan gelandang Cruzeiro, Christian.
Everson mendapatkan kartu merah karena pelanggaran keras usai menjatuhkan Christian dan menghantam wajahnya dengan lutut.
Hukuman juga diberikan kepada Christian yang harus diusir dari lapangan karena menendang kepala pemain lawan dengan berlebihan saat bola dalam kendali kiper.
Insiden itu mengundang keributan besar di kotak penalti Atletico yang hampir melibatkan semua orang di lapangan, menurut pemberitaan One Football.
Pukulan, dorongan, tendangan, dan konfrontasi tatap muka membuat stadion menjadi kacau balau. Bangku cadangan kosong saat pemain pengganti dan staf ikut terlibat dalam perkelahian, membuat situasi tidak terkendali selama beberapa menit.
Menurut laporan pertandingan resmi, total sebanyak 23 pemain diberikan kartu merah. Angka itu menjadi rekor dalam sejarah sepak bola Brasil. Sebanyak 12 kartu merah diberikan kepada pemain Cruzeiro, sedangkan Atletico dapat 11 kartu merah.
Karena kekacauan di lapangan, wasit Matheus Delgado tidak bisa menunjukkan kartu merah saat kejadian. Namun dia mencatatnya kemudian dalam laporan pertandingan resmi.
Rekor kartu merah itu memutus insiden yang terjadi dalam pertandingan Portuguesa vs Botafogo pada 1954 dengan 22 kartu merah.
(sry/rhr)


















































