China Mendadak Tutup Wilayah Udara selama 40 Hari

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah China mendadak merilis pemberitahuan penutupan wilayah udara untuk sebagian wilayah selama 40 hari.

Wall Street Journal pada Minggu (5/4) melaporkan penutupan itu dilakukan sejak 27 Maret hingga 6 Mei mendatang di wilayah lepas pantai, termasuk lepas pantai utara dan selatan Shanghai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (AS), wilayah yang ditutup membentang dari Laut Kuning yang menghadap Korea Selatan hingga Laut China Timur yang menghadap Jepang.

Pemberitahuan ini dirilis tiba-tiba tanpa ada penjelasan apa pun.

Dilansir dari Anadolu Agency, pemberitahuan semacam ini pernah dikeluarkan Beijing saat hendak melakukan latihan militer. Biasanya, penutupan wilayah udara untuk latihan militer berlangsung selama beberapa hari saja.

Kali ini, China tidak mengumumkan agenda militer apa pun sehingga menimbulkan misteri penerbangan baru, terutama setelah pesawat militer China berhenti beroperasi tanpa penjelasan di sekitar Taiwan.

Sebelumnya, nyaris setiap hari Taiwan melaporkan aktivitas militer China di sekitar mereka. Pada akhir tahun lalu, Beijing bahkan menggelar latihan militer besar-besaran di sekitar pulau tersebut.

Taipei telah mengecam aktivitas tersebut karena dianggap sebagai tekanan berkelanjutan terhadap pemerintahan Taiwan.

China selama ini menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Sementara Taipei ingin merdeka dan telah memiliki pemerintahan sendiri.

Wilayah udara yang ditutup dalam pemberitahuan China kali ini terletak ratusan mil jauhnya dari Taiwan.

Meskipun penerbangan sipil tampaknya tidak terpengaruh, koordinasi tetap diperlukan agar pesawat dapat melintasi wilayah tersebut.

Wilayah udara yang diberikan peringatan ini juga tak memiliki batas ketinggian vertikal.

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International