CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 06:02 WIB
Ilustrasi buaya. (Pixabay/tpsdave)
Jakarta, CNN Indonesia --
Hari yang tenang di A'Zambezi River Lodge, Zimbabwe, mendadak berubah menjadi mencekam sekaligus menggelitik setelah kemunculan buaya berukuran besar.
Sebuah pemandangan layaknya film dokumenter alam liar terjadi di dunia nyata ketika seekor buaya Nil sepanjang 12 kaki atau sekitar 3,6 meter berjalan santai memasuki hotel pada Jumat (24/4).
Hewan predator ini membuat staf dan tamu terperangah setelah terekam kamera mencoba memanjat meja dapur di restoran hotel tersebut. Buaya besar ini diyakini tersesat dari Sungai Zambezi yang lokasinya memang berdekatan dengan hotel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui unggahan di media sosial, pihak A'Zambezi River Lodge menanggapi insiden ini dengan nada bercanda. "Dia datang untuk mengecek mengapa layanan kamar (room service) terlambat. Tanpa aturan, tanpa undangan, tanpa reservasi. Inilah Zambezi, di mana alam liar benar-benar nyata," tulis pihak hotel.
John Richards, seorang turis asal Inggris yang menginap di sana, menceritakan bahwa reptil raksasa itu bertingkah seolah-olah ia adalah tamu yang sudah membayar.
Menurut dia, buaya itu bertingkah seakan setelah gagal mendapatkan meja, lalu berjalan menuju meja resepsionis dan mencoba memanjatnya untuk masuk ke area dapur.
Karena tidak ada orang di meja tersebut, sang buaya tampak sempat berpindah ke kursi empuk (armchair) dan berbaring sejenak di sana.
Akhirnya, predator ini berjalan menuju area dek luar dan memilih bersantai di fitur air kolam depan hotel.
Melansir NDTV, seorang pramusaji bahkan sempat berkelakar kepada Richards, "Layanan kamar tersedia 24 jam, tapi hanya untuk tamu yang punya kamar."
Pihak hotel segera memastikan keamanan tamu dan menghubungi Otoritas Manajemen Taman Nasional dan Margasatwa Zimbabwe (ZimParks). Petugas satwa liar tiba dengan cepat dan berhasil mengamankan reptil tersebut menggunakan tali dan kain kanvas.
Juru bicara ZimParks, Luckmore Safuli, mengonfirmasi bahwa buaya tersebut berhasil dilumpuhkan tanpa luka sedikit pun dan telah dilepaskan kembali ke habitat aslinya di Sungai Zambezi. Tidak ada laporan mengenai cedera manusia maupun kerusakan properti dalam insiden ini.
Pihak manajemen hotel menekankan bahwa kedekatan properti mereka dengan alam liar adalah bagian dari identitas hotel. Staf mereka pun telah dilatih secara profesional untuk menangani pertemuan dengan satwa liar dengan aman dan efektif.
Buaya Nil dikenal sebagai salah satu spesies buaya paling berbahaya di dunia. Sebagai reptil karnivora, mereka mampu berdiam diri selama berjam-jam sebelum menyerang dengan salah satu gigitan terkuat di bumi.
Sensor sensitif di sepanjang rahangnya memungkinkan mereka mendeteksi gerakan sekecil apa pun di air, menjadikan mereka pemburu yang sangat akurat bahkan dalam kegelapan total.
(wiw/wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































