BNI Salurkan Akad KPP dan FLPP bagi 200 Warga Singkawang

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan pembiayaan perumahan bagi 200 peserta di Singkawang pada program Kolaborasi Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat. Kegiatan yang berlangsung di Balaiurung Pemkot Singkawang pada Selasa (3/3) ini mencakup sosialisasi serta akad Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Total sebanyak 500 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 300 nasabah PNM dan 200 peserta dari BNI, termasuk pelaku UMKM, 48 pengembang perumahan, mitra toko bangunan, serta masyarakat calon penerima manfaat. Program kolaboratif ini mewujudkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, dan sektor perbankan untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senior Executive Vice President (SEVP) Commercial & SME BNI, Andy Yusdiman mengatakan, sektor perumahan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional karena berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Sektor perumahan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional. Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi fondasi bagi terbentuknya keluarga yang sejahtera, produktif, dan berdaya saing," ujar Andy dalam keterangan tertulis.

Melalui program KPP dan FLPP, pemerintah menghadirkan pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebagai salah satu bank penyalur utama, BNI berkomitmen memperkuat implementasi program melalui peningkatan pemahaman produk di jaringan kantor, perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah dan pengembang, serta kolaborasi aktif dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Adapun program pembiayaan perumahan ini selain berdampak baik terhadap kepemilikan rumah, juga berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja dan penguatan rantai pasok sektor konstruksi serta UMKM di daerah.

Untuk itu, BNI menghadirkan dukungan layanan digital melalui aplikasi wondr by BNI yang memudahkan nasabah dalam pembayaran cicilan, transaksi, dan pemantauan kondisi keuangan secara aman dan cepat.

"Program ini bagi kami bukan semata tentang pembiayaan, melainkan tentang keadilan sosial dan pembangunan kesejahteraan melalui kepemilikan rumah yang layak. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis target pembangunan tiga juta rumah dapat tercapai dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial yang berkelanjutan," tutur Andy.

Acara turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, anggota DPR RI Lasarus, serta sejumlah pimpinan lembaga dan mitra strategis lainnya.

Melalui kolaborasi ini, BNI optimistis kolaborasi berbagai pihak seperti pemerintah, perbankan, pengembang, dan masyarakat dapat mempercepat realisasi hunian layak, serta memperkuat ekonomi daerah. Upaya bersama ini diharapkan menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

(rea/rir)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International