Apa yang Terjadi Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026?

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah situasi yang tidak menentu, Iran bisa saja menarik diri dari keikutsertaaan di Piala Dunia 2026. Lantas apa yang terjadi jika Iran mundur dari Piala Dunia tahun ini?

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, belum lama ini menyatakan FIFA menolak permintaan Iran bermain di Negeri Sombrero dalam fase grup Piala Dunia 2026.

"FIFA akhirnya memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan tersebut tidak dapat dipindahkan dari tempat asalnya," kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City dikutip dari Sportbible.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Relokasi itu akan membuat logistik terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA."

Keputusan tersebut diambil setelah Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sebelumnya mengajukan permohonan relokasi dengan alasan kekhawatiran keamanan, menyusul perang Iran dengan AS dan Israel.

Keputusan FIFA yang tidak merestui permintaan Iran bermain di Meksiko bisa saja membuat Team Melli mundur. Masih ada tanda tanya menggelayut soal kehadiran Mehdi Taremi dan kawan-kawan.

Bukan tidak mungkin Iran bakal mengambil langkah mundur.

Jika Iran batal mengikuti Piala Dunia, maka FIFA memiliki wewenang menentukan tim pengganti atau menyesuaikan turnamen sesuai dengan keadaan.

Pasal 6 peraturan Piala Dunia FIFA 2026 yang dirilis tahun lalu membahas permasalahan keikutsertaan, dengan sedikit kekhususan.

Peraturan 6.5 membahas tentang keadaan kahar alias force majeure, yaitu keadaan yang tak terhindarkan atau peristiwa yang tak terduga.

"Jika Asosiasi Anggota Peserta mengundurkan diri atau pertandingan tidak dapat dimainkan atau dibatalkan sebagai akibat dari keadaan kahar, badan penyelenggara FIFA yang berwenang [termasuk Pusat Operasi Turnamen] akan memutuskan masalah tersebut atas kebijakannya sendiri dan mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu."

Sementara peraturan 6.7 menyebut ada kemungkinan penggantian peserta.

"Jika Asosiasi Anggota Peserta mengundurkan diri dan/atau dikeluarkan dari Piala Dunia FIFA 26, FIFA akan memutuskan masalah tersebut atas kebijakannya sendiri dan mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu. FIFA dapat memutuskan untuk mengganti Asosiasi Anggota Peserta yang bersangkutan dengan asosiasi lain."

Dengan demikian FIFA bisa saja mencari pengganti Iran atau tetap melaksanakan Piala Dunia 2026 tanpa Iran. Jika pilihan kedua yang diambil maka Grup G hanya akan terdiri dari tiga negara saja yakni Mesir, Selandia Baru, dan Belgia.

Sementara apabila memutuskan mencari pengganti, maka FIFA akan dihadapkan pada masalah waktu. Apalagi saat ini Iran belum mengambil keputusan pasti.

The Athletic menulis ada banyak opsi yang bisa dipilih FIFA jika memutuskan mencari pengganti apabila Iran mundur. Bisa saja negara-negara Asia (Uni Emirat Arab), atau negara yang kalah di playoff antarkonfederasi (Bolivia atau Jamaika), atau berdasarkan peringkat FIFA (Italia).

Perang AS-Israel vs Iran masih bisa berlanjut setelah gencatan senjata dua pekan yang dimulai pada 8 April 2026. Negosiasi AS dan Iran masih mengalami kebuntuan di tengah gencatan senjata kedua belah pihak selama dua pekan.

Selepas serangan kubu AS-Israel ke Iran pada 28 Februari, AS dan Iran dikabarkan mulai mempertimbangkan melakukan negosiasi lanjutan.

[Gambas:Video CNN]

(nva/sry)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Korea International