Jakarta, CNN Indonesia --
Hari yang buruk dialami Ducati di race MotoGP Thailand 2026. Hal ini juga berujung putusnya rekor pembalap Ducati selalu naik podium sejak MotoGP Inggris 2021.
Tidak ada pembalap Ducati di podium MotoGP Thailand 2026, Minggu (1/3). Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi keluar sebagai juara diikuti Pedro Acosta (KTM) dan Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia).
Kesempatan naik podium sejatinya sempat dimiliki oleh Ducati melalui Marc Marquez. Namun, juara dunia MotoGP itu gagal finis saat menempati posisi keempat karena insiden ban kempes setelah melebar ketika melahap tikungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil itu membuat Ducati harus gigit jari di Sirkuit Buriram. Posisi finis terbaik Ducati dibuat oleh pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio yang finis keenam.
Di MotoGP Inggris 2021, tiga pabrikan berbeda naik podium. Fabio Quartararo jadi representasi Yamaha, Alex Rins (Suzuki), dan Aleix Espargaro (Aprilia).
Kini kejutan pun terjadi di race perdana MotoGP Thailand karena tidak ada pembalap Ducati di sana. Padahal empat tahun terakhir Ducati dominan dengan empat gelar juara dunia yang diraih Francesco Bagnaia (tahun 2022 dan 2023), Jorge Martin (2024), dan Marc Marquez (2025).
Dominasi Ducati bahkan pernah begitu kentara dalam rentang waktu itu. Di MotoGP Australia 2024, posisi enam besar pembalap seluruhnya diisi pembalap Ducati, begitu juga saat MotoGP Argentina 2025 dengan lima pembalap menempati lima posisi teratas.
Namun, dominasi itu perlahan mulai luntur. Terbukti torehan itu hampir terhenti andai Di Giannantonio tidak finis ketiga di MotoGP Valencia 2025 hingga akhirnya putus saat race MotoGP Thailand 2026.
(jal/rhr)


















































