7 Pilihan Ikan Tinggi Protein, Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh

5 hours ago 1

CNN Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 16:35 WIB

Berikut ikan tinggi protein yang mudah ditemukan di Indonesia. Ilustrasi. Mengonsumsi ikan tinggi protein baik bagi pembentukan otot dan kesehatan secara keseluruhan. Berikut ikan tinggi protein yang mudah ditemukan di Indonesia. (iStockphoto/Максим Крысанов)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Pada dasarnya, semua ikan memiliki kandungan protein dengan kadar yang berbeda-beda. Namun, terdapat beberapa jenis ikan tinggi protein, bahkan ada yang lebih tinggi dari daging sapi.

Seperti yang diketahui, ikan menjadi salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Adapun protein merupakan nutrisi penting untuk tubuh, salah satunya untuk pembentukan otot berkat asam amino yang dikandungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan ikan tinggi protein

Untuk menjaga agar kandungan protein dalam ikan tetap terjaga, bahan makanan ini harus diolah dengan benar, misalnya dikukus. Pasalnya, pengolahan yang salah akan membuat kandungan protein dalam ikan menjadi berkurang atau bahkan bisa hilang.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini tujuh jenis ikan tinggi protein yang bisa Anda dapatkan dengan mudah dan harga murah.

1. Ikan kembung

Ikan tinggi protein yang pertama, yakni ikan kembung. Jangan salah sangka, meski berharga murah, kandungan zat gizi yang terdapat dalam ikan kembung tak kalah dengan ikan salmon.

Tiap 100 gram ikan kembung mentah mengandung 21,3 gram protein, 2,2 gram karbohidrat, serta 3,4 gram lemak.

Tak hanya itu, kandungan Omega 3 dan DHA yang terdapat dalam ikan kembung ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan ikan salmon. Ikan kembung juga memiliki kandungan mineral seperti zat besi, natrium, kalsium, fosfor, dan kalium yang sangat baik bagi tubuh.

2. Ikan nila

Dalam 100 gram ikan nila, terdapat kandungan protein yang cukup tinggi, yakni mencapai 20,1 gram. Ikan nila juga kaya selenium yang berfungsi untuk pembentukan DNA, Omega 3, dan asam folat, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

Ada pula kandungan fosfor dalam ikan nila. Fosfor dapat membantu tubuh untuk menjaga gigi dan tulang agar tetap kuat serta untuk mencegah terjadinya osteoporosis.

3. Ikan kakap

Kakap juga bisa menjadi pilihan jika ingin mengonsumsi ikan dengan kandungan protein yang tinggi. Kandungan protein yang terdapat dalam 100 gram ikan kakap mencapai 20 gram.

Meski tinggi protein, ikan ini rendah kalori dan lemak sehingga sangat cocok untuk dijadikan menu diet.

4. Ikan bandeng

Ikan tinggi protein berikutnya, yakni bandeng. Terdapat kandungan sekitar 20 gram protein untuk 100 gram ikan bandeng.

Selain protein, kandungan vitamin dan mineral pada ikan air payau ini juga sangat lengkap. Sebut saja fosfor, zat besi, kalsium, natrium, kalium, vitamin B1, B2, dan niasin.

5. Ikan kerapu

Kandungan protein yang terdapat dalam ikan kerapu juga cukup tinggi. Dalam 100 gram ikan kerapu, terdapat kandungan protein mencapai 19,4 gram.

Ikan kerapu juga tidak menyebabkan lonjakan indeks glikemik yang tinggi, sehingga cocok dikonsumsi penderita diabetes.

6. Ikan mujair

Ikan mujair bisa menjadi alternatif sumber protein hewani dengan harga terjangkau tetapi tetap kaya kandungan nutrisi. Dalam 100 gram ikan mujair, terdapat kandungan protein setidaknya 18 gram.

Selain itu, mujair juga diperkaya kandungan asam lemak omega-3, vitamin B12, fosfor, dan selenium, yang sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung.

7. Ikan tuna

Ikan tinggi protein selanjutnya, yaitu tuna. Selain dikenal dengan cita rasa daging yang lembut dan lezat, ikan tuna juga tinggi kandungan proteinnya, yakni mencapai 19 gram tiap 100 gram ikan tuna.

Namun untuk ibu hamil, sebaiknya hindari mengkonsumsi tuna sirip biru dan mata besar, karena disinyalir tinggi kandungan merkurinya.

Demikian tujuh ikan tinggi protein yang dapat Anda pilih sebagai bahan makanan yang baik untuk pembentukan otot dan kesehatan secara keseluruhan.

(ahd/rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International