CNN Indonesia
Minggu, 11 Jan 2026 14:40 WIB
Ilustrasi. Efek samping makan singkong berlebihan yang dapat berdampak pada kesehatan. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Singkong dikenal sebagai bahan pangan yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan kerap dijadikan alternatif pengganti nasi.
Namun, di balik manfaat tersebut, konsumsi singkong yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko kesehatan. Berikut efek samping makan singkong berlebihan untuk kesehatan Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dikonsumsi dengan wajar, singkong dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan. Singkong memiliki kandungan pati resisten yang dapat memberi rasa kenyang lebih lama dan mendukung keseimbangan bakteri baik di usus.
Selain itu, vitamin C dalam singkong berperan sebagai antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mendukung pembentukan kolagen.
Meski memiliki nilai gizi, singkong tetap perlu dikonsumsi dengan bijak. Hal ini karena singkong mengandung senyawa alami tertentu yang berpotensi berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.
Efek samping makan singkong berlebihan
Dikutip dari laman Healthline dan Cleveland Clinic, berikut efek samping makan singkong berlebihan yang dapat membahayakan kesehatan Anda.
1. Peningkatan berat badan
Singkong memiliki kandungan kalori yang relatif tinggi dibandingkan dengan sayuran umbi lainnya.
Konsumsi singkong secara berlebihan, terutama dalam bentuk gorengan atau olahan tinggi lemak, dapat menyebabkan asupan kalori berlebih dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan.
2. Lonjakan gula darah
Karbohidrat dalam singkong sebagian besar berbentuk pati. Jika dikonsumsi berlebihan, singkong dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes atau individu dengan resistensi insulin.
Oleh karena itu, porsi dan cara pengolahan sangat berpengaruh terhadap dampaknya bagi kesehatan.
3. Gangguan pencernaan
Meski mengandung serat, konsumsi singkong dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti perut kembung atau rasa tidak nyaman.
Hal ini dapat terjadi karena sistem pencernaan bekerja lebih keras untuk mencerna pati dalam jumlah besar.
4. Kekurangan asupan gizi lain
Mengandalkan singkong sebagai sumber makanan utama tanpa variasi pangan lain dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi.
Efek samping makan singkong berlebihan ini berisiko menimbulkan kekurangan protein, lemak sehat, dan mikronutrien penting lainnya.
Produk singkong yang terlalu diproses, seperti tapioka atau makanan ringan berbahan singkong, umumnya memiliki kandungan gizi yang lebih rendah.
Jika dikonsumsi berlebihan, makanan ini hanya menyumbang kalori tanpa memberikan manfaat nutrisi yang optimal.
6. Risiko keracunan sianida
Singkong masih mentah atau kurang matang, mengandung senyawa sianogenik yang dapat menghasilkan sianida dalam tubuh.
Jika singkong dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa pengolahan yang tepat, risiko keracunan sianida dapat meningkat. Gejalanya meliputi pusing, mual, muntah, gangguan pernapasan, hingga kerusakan organ dalam kasus berat.
7. Gangguan fungsi tiroid
Efek samping makan singkong berlebihan juga dapat memengaruhi fungsi kelenjar tiroid. Senyawa sianogenik yang masuk ke dalam tubuh dapat menghambat penyerapan yodium, yang berperan penting dalam produksi hormon tiroid.
Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko menyebabkan gangguan metabolisme.
Cara aman mengonsumsi singkong
Agar terhindar dari efek samping makan singkong berlebihan, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.
1. Pastikan singkong selalu dikupas dan dimasak hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi. Proses perendaman dan perebusan dapat membantu mengurangi kandungan senyawa berbahaya.
2. Perhatikan porsi konsumsi. Singkong sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang, bukan sebagai satu-satunya sumber energi.
Mengombinasikannya dengan sumber protein, sayuran, dan lemak sehat dapat membantu mengurangi risiko efek samping.
3. Terakhir, batasi konsumsi produk singkong yang digoreng atau sangat diproses. Pilih metode pengolahan yang lebih sehat seperti direbus, dikukus, atau dipanggang.
Singkong merupakan bahan pangan yang kaya energi dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan jika dikonsumsi dengan benar.
Namun, efek samping makan singkong berlebihan tidak boleh diabaikan, terutama terkait risiko keracunan, gangguan metabolisme, dan peningkatan berat badan.
Dengan memahami kandungan gizi, cara pengolahan, serta batas aman konsumsinya, singkong dapat tetap menjadi pilihan pangan yang aman dan menyehatkan.
(gas/fef)













































