CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2026 12:00 WIB
Ilustrasi. Ada ciri-ciri orang yang mengalami stres, yang perlu diperhatikan. (iStock/Nicola Katie)
Jakarta, CNN Indonesia --
Stres merupakan respons alami tubuh saat menghadapi tekanan, tantangan, atau perubahan dalam kehidupan.
Namun, ketika stres berlangsung terus-menerus dan tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental. Berikut ciri ciri orang yang mengalami stres yang perlu diperhatikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak orang tidak menyadari bahwa perubahan emosi, perilaku, hingga kemampuan berpikir yang mereka alami sebenarnya merupakan tanda stres yang berlebihan. Jika dibiarkan, stres kronis dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan yang lebih serius.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa stres berkepanjangan dapat memengaruhi hormon dalam tubuh, suasana hati, konsentrasi, hingga hubungan sosial seseorang. Oleh karena itu, mengenali ciri ciri orang yang mengalami stres sangat penting untuk menjaga kualitas hidup.
Ciri ciri orang yang mengalami stres dan cara mengatasinya
Dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa tanda emosional yang umum dialami seseorang ketika sedang mengalami stres dan cara mengatasinya.
1. Mudah merasa sedih dan kehilangan semangat
Salah satu ciri-ciri orang yang mengalami stres adalah munculnya perasaan sedih yang berkepanjangan, kehilangan minat terhadap aktivitas yang biasanya disukai, serta menurunnya motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini dapat terjadi karena stres memengaruhi produksi hormon seperti kortisol yang berperan dalam mengatur suasana hati. Ketika kadar hormon stres meningkat dalam waktu lama, keseimbangan zat kimia di otak juga dapat terganggu.
Cara mengatasinya:
- berkonsultasi dengan psikolog atau profesional kesehatan mental,
- melakukan aktivitas fisik secara rutin,
- mengikuti terapi relaksasi atau mindfulness,
- bergabung dengan komunitas atau kelompok dukungan.
2. Merasa cemas berlebihan
Stres sering kali memicu rasa khawatir yang berlebihan terhadap berbagai situasi, bahkan pada hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu mengancam.
Seseorang mungkin merasa gelisah, sulit tenang, atau terus memikirkan kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi.
Kecemasan yang dipicu oleh stres juga dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap perubahan yang terjadi pada tubuhnya.
Cara mengatasinya:
- melatih teknik pernapasan dalam,
- melakukan meditasi secara teratur,
- mencoba yoga atau aktivitas relaksasi lainnya,
- mencari bantuan profesional jika kecemasan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
3. Mudah marah dan tersinggung
Perubahan emosi berupa mudah marah, frustrasi, atau tersinggung merupakan salah satu tanda yang sering muncul ketika seseorang berada dalam tekanan tinggi. Tubuh yang terus-menerus berada dalam mode siaga akibat stres dapat membuat seseorang bereaksi lebih emosional terhadap masalah kecil.
Akibatnya, hubungan dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja dapat ikut terdampak.
Cara mengatasinya:
- mengidentifikasi pemicu kemarahan,
- menggunakan teknik relaksasi saat emosi mulai meningkat,
- meningkatkan kemampuan komunikasi yang sehat,
- melatih keterampilan manajemen emosi.
Simak ciri-ciri orang yang mengalami stres lainnya di halaman berikutnya..
Add
as a preferred source on Google


















































