Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu (24/1) sore ini masih terdapat 59 RT dan empat ruas jalan yang tergenang banjir.
Data terbaru ini disampaikan lewat unggahan resmi Instagram Pemprov DKI Jakarta yang dirilis pada Sabtu sore.
"Kondisi genangan air di beberapa wilayah di Jakarta pada Sabtu (24/1) pukul 15.00 WIB, masih dalam penanganan petugas di lapangan. Tetap berhati-hati saat beraktivitas dan ikuti arahan petugas di lapangan," demikian unggahan Instagram resmi @dkijakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun genangan di wilayah Jakarta tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara dengan ketinggian berbeda.
Di Jakarta Barat, ketinggian genangan air bervariasi antara 20 cm hingga terparah 150 cm di Kelurahan Rawa Buaya. Kelurahan yang terdampak di Jakbar antara lain Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, dan Kembangan Utara.
Di Jakarta Selatan, tinggi genangan air berkisar 25 cm hingga 90 cm, yang tersebar di Kelurahan Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru.
Di Jakarta Timur, banjir paling parah terjadi di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air 160 cm hingga 210 cm. Kelurahan lainnya yang juga masih tergenang yakni Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, dan Balekambang.
Sementara itu di Jakarta Utara, hanya Kelurahan Kapuk Muara yang masih tergenang air dengan kisaran tinggi 30 hingga 60 cm.
Untuk membantu warga terdampak banjir, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyediakan lokasi pengungsian di sejumlah titik dengan memanfaatkan sejumlah masjid, PAUD, musholla, kantor kelurahan, hingga aula kantor.
Sementara itu pihak Pemprov DKI juga berkolaborasi dengan berbagai dinas terkait seperti Sumber Daya Air, Bina Marga, serta Gulkarmat, untuk penyedotan genangan.
Pemprov DKI mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, menghindari wilayah tergenang bila memungkinkan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
(dna)


















































