CNN Indonesia
Senin, 09 Mar 2026 06:00 WIB
Ilustrasi. Duka jadi pengalaman unik sehingga kamu tidak bisa begitu saja merasa memahami mereka yang berduka. Namun ada beberapa cara agar kamu bisa mendampingi dan memastikan orang yang berduka merasa aman. (REUTERS/Denis Balibouse)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kehilangan orang terdekat bisa menimbulkan duka mendalam. Jika ada teman atau anggota keluarga mengalami pengalaman duka maka perlu ada dukungan sehingga ia bisa melewati masa duka tersebut. Berikut beberapa cara agar orang yang sedang berduka tetap merasa aman.
Rasa duka akibat kehilangan kadang tak tergambar seperti apa rasanya. Air mata mungkin sudah mengering dan mereka kembali ke kehidupan seperti biasa. Namun ada saja satu dua hal yang membuat mereka kembali bersedih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menemani mereka yang berduka memang tak mudah. Kamu mungkin sulit memahami situasinya karena memang tak ikut mengalami. Namun ada beberapa cara agar mereka yang berduka tidak merasa sendirian dan tetap merasa aman.
1. Kadang diam memang lebih baik
Kamu kadang tidak harus mengatakan sesuatu yang menghibur. Menawarkan telinga dan pelukan menunjukkan bahwa kamu ada buat dirinya.
Pengalaman menghadapi duka ini berbeda pada tiap orang. Psikoterapis Roberta Temes berkata perbedaan ini bisa dilihat dari gender. Wanita lebih banyak curhat dengan teman-teman wanita mereka.
"Komunitas wanita terbiasa berbicara. Komunitas laki-laki terbiasa melanjutkan hidup," kata Temes mengutip dari Your Tango.
Salah satu hal terburuk yang bisa dikatakan "Aku tahu persis apa yang kamu rasakan". Padahal setiap kesedihan dan patah hati itu unik. Kamu benar-benar tidak tahu apa pun selain apa yang kamu rasakan.
2. Tanyakan kabar
Ilustrasi. Sebaiknya tanyakan kabar mereka yang sedang berduka. Tanyakan kabarnya, sudah makan atau belum, atau sesekali ajak makan bersama. (Thinkstock/Ingram Publishing)
Saat awal masa berkabung, kamu perlu membiarkan mereka sendiri. Kemudian setelah beberapa minggu atau bulan, ajak dia mengobrol. Mereka mungkin mengulang cerita yang sama atau berbicara soal kematian.
Temes pun menyarankan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk membuka percakapan seperti, "Bagaimana kabarmu?", "Apa susah tidur?", "Sudah makan?".
Beberapa orang sulit makan saat berduka sehingga penting untuk menanyakan kebiasaan makan mereka. Kamu pun bisa mengundang mereka untuk makan bersama.
3. Kamu tetap dibutuhkan
Keberadaanmu sangat dihargai meski kamu tidak mengenal mereka yang berpulang. Ingat, kamu di sana untuk kerabat atau teman yang ditinggalkan.
4. Lakukan ritual penyembuhan
Semua agama memiliki ritual atau tradisi tertentu yang bisa diikuti. Mungkin mereka yang kehilangan bukan orang yang religius tapi tak ada salahnya mengajak dia untuk meluangkan waktu melakukan ritual, berdoa, atau berkunjung ke makam.
5. Duka tak memiliki tenggat waktu
Temes mengingatkan kesedihan atau duka merupakan proses yang panjang. Mereka yang berduka akan kembali seperti semula ketika mereka siap, bukan ketika kamu mengundang mereka ke pesta atau menuntut mereka buat bangkit.
(els)


















































