Viral, Pelaku Pelecehan Intip Rok dari Bawah Peron Stasiun Kebayoran

5 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pelaku pelecehan seksual diduga nekat bersembunyi di bawah peron Stasiun Kebayoran untuk mengintip dan merekam rok perempuan di gerbong KRL. Kejadian itu kemudian viral setelah korban mengungkap kronologinya di media sosial.

Korban yang mengunggah kejadian itu melalui akun @andinewst di Threads mengungkap peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.58 WIB, saat ia menaiki KRL rute Rangkasbitung-Tanah Abang dari Stasiun Jurang Mangu di gerbong perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku berdiri di dekat pintu agar mudah turun dan merasa lebih aman. Namun, saat kereta berhenti di Stasiun Kebayoran, ia menyadari adanya kejanggalan di bawah peron.

"Awalnya saya bingung, tapi beberapa detik kemudian saya sadar ada seorang laki-laki bersembunyi di bawah peron sambil mengarahkan HP dan mengintip ke bawah rok saya," tulis korban dalam unggahannya.

Korban langsung berteriak panik dan meminta bantuan penumpang lain di sekitarnya. Sejumlah penumpang perempuan disebut ikut melihat dan meneriaki pelaku.

"Setelah ketahuan, dia langsung mundur dan menjauh," lanjutnya.

Korban juga sempat merekam kejadian tersebut sebagai bukti. Dalam video itu, terlihat bagian tubuh dan tangan seorang pria dari bawah peron.

Namun, ia mengaku tidak dapat langsung melapor di stasiun berikutnya karena pintu kereta telah tertutup dan perjalanan berlanjut.

"Yang lebih mengkhawatirkan, saat kejadian tidak ada petugas keamanan di peron ataupun di dalam gerbong," ujarnya.

Setibanya di tujuan, korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas KAI di Stasiun Kebayoran. Ia menyebut laporan tersebut telah ditindaklanjuti.

Korban berharap pelaku segera ditangkap dan mengimbau penumpang lain, khususnya perempuan, untuk lebih waspada saat berada di area pintu kereta.

"Saya berharap pelaku segera tertangkap karena saya yakin ini bukan pertama kalinya dia melakukan hal seperti ini," tulisnya.

Pihak KAI Commuter merespons laporan ini melalui kolom komentar unggahan korban.

"Kami tidak menoleransi segala bentuk tindakan pelecehan seksual," tulis akun resmi KAI Commuter.

(lau/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International