Toyota Indonesia Cari Aman Ekspor Mobil ke Venezuela Imbas Konflik

1 day ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota Indonesia masih mempelajari dampak isu geopolitik Venezuela terhadap kinerja ekspor mobil mereka ke negara itu. Meski ada kekhawatiran terganggu, namun merek Jepang ini enggan khawatir.

"Kami masih mempelajari isu tersebut," kata Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam melansir CNBC Indonesia, Rabu (6/1).

Situasi Venezuela panas usai Amerika Serikat (AS) menculik presiden Nicolas Maduro pada 3 Januari usai berbulan-bulan melakukan tekanan. Maduro diculik bersama istrinya di kediaman mereka di Caracas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, kini mengambil alih pucuk pemerintahan. Sementara AS sekarang berupaya mengolah minyak bumi Venezuela.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila pun ada gangguan, kata Bob, kemungkinan yang paling terasa adalah kenaikan tarif logistik. Pengiriman berpotensi harus menempuh jarak lebih jauh demi kondisinya lebih aman.

"Ya kalau sedang bergejolak, logistik cari aman dan jalur bisa lebih panjang jadi naik ongkosnya," kata Bob.

Berdasarkan data Januari-November tahun lalu, Toyota telah mengekspor ribuan mobil buatan Indonesia ke Venezuela.

Toyota Wigo menjadi model yang paling banyak dikapalkan dari Indonesia. Untuk varian Wigo 1.200 AT G 4x2, total ekspor mencapai 3.767 unit.

Lonjakan signifikan terlihat pada Mei dengan 542 unit, kemudian berlanjut pada Juni, Juli, hingga September yang masing-masing mencatat pengiriman di atas 400 unit. Puncak tertinggi terjadi pada November dengan 868 unit sekaligus.

Selain Wigo bertransmisi otomatis, Indonesia juga mengekspor Wigo khusus pasar Venezuela dengan varian 1.200 MT G 4x2. Total pengiriman model ini mencapai 1.102 unit.

Sementara itu, Toyota Yaris Cross 1.500 AT G 4x2 juga ikut dikirim ke luar negeri meski volumenya lebih kecil. Total ekspor model ini tercatat 1.008 unit.

Jika digabungkan, total ekspor ketiga model tersebut menembus hampir 6.000 unit. Data ini sekaligus menunjukkan, pasar Venezuela masih menyerap kendaraan asal Indonesia, meski dalam kondisi ekonomi dan politik yang tidak sepenuhnya stabil.

Berikut data ekspor mobil Indonesia ke Venezuela:

Yaris Cross 1.500 AT G 4x2
Januari 119
Februari 111
Maret 76
April -
Mei 174
Juni 51
Juli 114
Agustus 63
September 114
Oktober 111
November 75
Total 1.008

Wigo 1.200 AT G 4x2
Januari 229
Februari 238
Maret 104
April -
Mei 542
Juni 470
Juli 430
Agustus 444
September 442
Oktober -
November 868
Total 3.767

Wigo 1.200 MT G 4x2
Januari 68
Februari 65
Maret 36
April -
Mei 157
Juni 155
Juli 131
Agustus 134
September 118
Oktober -
November 238
Total: 1.102 unit

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International